GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA


SWEDIA



PRESTASI

  • Juara keempat Piala Dunia 1938
  • Runner-up Piala Dunia 1950 
  • Runner-up Piala Dunia 1958 
  • Juara ketiga Piala Dunia 1994 
  • Semifinalis Piala Eropa 1992 
  • Juara Olimpiade 1948
  • Swedia mengobati kekecewaan di Piala Eropa 2000 dengan lolos ke putaran final Piala Dunia Korea/Jepang 2002 tanpa kalah satu kali pun. Mayoritas pemain Swedia bermain di luar negeri, walaupun banyak juga yang bermain di liga Allsvenskan Swedia seperti Christoffer Andersson (Helsingborgs IF), Håkan Mild dan Pontus Kåmark (IFK Gothenburg) dan Teddy Lucic (AIK Solna).

    Dua nama tidak diragukan lagi, yaitu pemain depan Henrik Larsson dan pemain belakang Patrik Andersson. Striker Glasgow Celtic, Larsson, adalah pencetak gol terbaik dunia dan memenangkan Golden Boot sebagai top skor Eropa. Kapten Patrik Andersson memenangkan Liga Champions dengan Bayern Munich pada tahun 2001, sebelum pindah ke Barcelona musim panas lalu. Kesuksesan Swedia di final Piala Dunia tergantung pada dua pemain ini.

    Duet pelatih Tommy Söderberg dan Lars Lagerbäck mampu mempertahankan permainan terbaik selama babak kualifikasi. Tampilnya Zlatan Ibrahimovic pada tahap berikutnya akan memberikan peluang menjadi Golden Boy dalam persepakbolaan Swedia. Pemain berusia 19 tahun ini meninggalkan Malmö FF dan bergabung dengan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Dalam transfer itu Ibrahimovic menjadi pemain termahal sepanjang sejarah sepakbola Swedia.

    Kekuatan tim Swedia sebenarnya di pertahanan. Kiper Magnus Hedman hanya kebobolan tiga gol dalam sepuluh pertandingan kualifikasi. Di garis depan, Larsson membangun kerja sama yang produktif dengan Marcus Allbäck (SC Heerenveen).

    Tim Swedia siap bertempur dengan segala kreatifitas dan strategi di lapangan yang menekankan pada kerja sama tim. Dengan demikian mereka bisa membuktikan sebagai tim tangguh yang sulit dikalahkan tim manapun.

    Sepakbola kolektif yang mengutamakan team work dan kebersamaan. Itulah trade mark Swedia, salah satu tim yang diyakini bakal membuat kejutan di Piala Dunia 2002. Tim ini mendapat tambahan reputasi sebagai kesebelasan tangguh karena didukung perencanaan dan pengorganisasian.

    Artinya, mereka lolos ke Piala Dunia karena perencanaan, taktik dan strategi matang. Jika dikupas satu per satu, pemainnya memang tidak begitu istimewa, tetapi memiliki kemampuan dengan standar Eropa.

    Soal strategi dan taktik. Swedia yang ditangani duet pelatih Tommy Soderberg, dibantu asisten Lars Lagerback, biasa memakai tiga sistem formasi permainan yang sering mereka gunakan, formasi klasik 4-4-2, 4-5-1 ketika bertahan serta pola 4-4-1-1 ketika berada di atas angin.

    mahmudiono lamin/fwc


    © 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

    HASIL

    PREDIKSI

    ULASAN

    BINTANG

    JADWAL

    REKOR

    PESERTA

    TROFI

    LEGENDA

    SEJARAH

    MASKOT

    HOME

    VENUES

    ANEKA

    SPORT

     -

    SELINGAN

     -

    INVESTIGASI

     -

    ANALISIS

     -

    BISNIS

     -

    BLITZ

     -

    AGENDA

     -

    KRIMINAL

    1
    Hosted by www.Geocities.ws