GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA


PORTUGAL



PRESTASI

  • Juara ketiga Piala Dunia 1966 
  • Juara ketiga Piala Eropa 1984 
  • Juara ketiga Piala Eropa 2000

  T he Golden Generation atau generasi emas. Predikat itu melekat kepada tim sepakbola Portugal. Pemberian gelar itu menjadi tantangan bagi Luis Figio dkk. di pesta sepakbola sejagad 2002. Sebelumnya, dengan materi bertalenta tinggi, Portugal mendapat julukan Brasil Eropa.

Benarkah dengan kedua atribut di atas Portugal layak menduduki posisi pertama Piala Dunia 2002? Kalau mau berkilas balik, sepak terjang negara tetangga Spanyol ini belum tergolong cemerlang. Mereka meraih peringkat ketiga di Piala Dunia saat era kejayaan Eusebio da Silva Ferreira pada tahun 1966.

Sebagian besar tulang punggung tim asuhan pelatih Humberto Coelho adalah mantan pasukan juara Piala Dunia U-20 dua tahun berturut-turut (1989 dan 1991). Siapa yang meragukan aksi Luis Figo, Rui Costa, Fernando Couto, atau Paulo Sousa?

Sebelumnya, pepatah Portugal yang berbunyi, "Kesempatan ketiga adalah saat yang tepat" tidak begitu tepat diterapkan dalam dunia sepakbola. Setelah dua kali berusaha masuk final Piala Dunia, pada kesempatan ketiga Portugal berhasil ke Piala Dunia 2002 di Korea/Jepang dengan harapan realistis, yaitu bermain sebaik mungkin dan menanggalkan anggapan seolah-olah Portugal tim kelas satu dunia.

Generasi emas Portugal yang diperkuat Luis Figo (Real Madrid) dan Rui Costa (AC Milan) bakal membuktikan kesanggupan mereka tampil cemerlang seperti performance di klub-klub papan atas Eropa.

Banyak pemain nasional tergabung dalam tim yang memenangkan Kejuaraan Sepakbola Remaja (Saudi Arabia 1989 dan Portugal 1991). Mereka juga menempati posisi runner-up Kejuaraan Sepakbola Remaja U-21 UEFA tahun 1994 dan Olimpiade Atlanta 1996.

Portugal memasuki putaran final Piala Dunia enam kali. Tim yang kalah di semifinal Kejuaraan Eropa 2000 ini pernah menempati posisi ketiga di Piala Dunia 1996.

Dengan Figo, pemain terbaik dunia 2001, Portugal menuju permainan prima untuk meraih posisi pertama. Seperti yang pernah dikatakan pelatih Antonio Oliveira, "Kami harus menjadi yang pertama, bukan yang terbaik.

mahmudiono lamin/fwc


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

ANALISIS

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

KRIMINAL

1
Hosted by www.Geocities.ws