GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA

NIGERIA



PRESTASI

  • Babak kualifikasi final Piala Dunia 1994, 1998 
  • Juara Piala Afrika 1980, 1994 
  • Kualifikasi Piala Afrika 1963, 1976, 1978, 1980, 1982, 1984, 1988, 1990, 1992, 1994, 2000 
  • Juara Olimpiade 1996 
  • Kejuaraan Dunia FIFA di bawah 17 tahun 1993 
  • Kejuaraan Dunia FIFA di bawah 16 tahun 1985
  • Kejuaraan Afrika di bawah 20 tahun 1983 1985, 1987, 1989 
  • Kejuaraan Afrika di bawah 17 tahun 2001

  • Nigeria merupakan negara Afrika dengan jumlah penduduk terbesar. Mereka telah menghasilkan lebih dari 200 pemain sepakbola profesional yang tersebar di seluruh dunia, bergabung dengan berbagai klub di Eropa, Timur Tengah, Asia dan Amerika.

    Besarnya populasi penduduk yang diimbangi dengan minat tinggi dalam menggeluti sepakbola telah menopang keinginan pemain-pemain berbakat dalam meningkatkan kompetisi. Negara ini akan menuai keuntungan dari kebijakan membebaskan pemain muda mencari banyak pengalaman di luar negeri. Nigeria terbukti menunai hasil sejak lolos ke putaran final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

    Para pemain seperti Sunday Oliseh, "Jay Jay" Okocha, Finidi George dan Victor Ikpeba kemungkinan besar bermain kembali dalam putaran final Piala Dunia ketiga bagi Nigeria. Kekuatan meyakinkan itu masih diperkaya oleh pengalaman para debutan yang kualitasnya menjanjikan. Ditambah dengan permainan kharismatik Nwankwo Kanu, kemampuan luar biasa Victor Agali dalam menyarangkan bola dan pertahanan Celestine Babayaro memberikan napas segar bagi kesebelasan Nigeria.

    Kesebelasan berjuluk The Super Eagles ini dianggap sebagai harapan terbesar bangsa-bangsa Afrika untuk meraih kesuksesan di Piala Dunia 2002 setelah penampilan mereka di fase final sebelumnya menjadi sorotan. Nigeria berhasil melewati putaran pertama setelah sebelumnya harapan sempat pupus. Ambisi mereka kali ini cukup tinggi. Apalagi setelah mereka berhasil bangkit dari posisi kurang baik di babak kualifikasi grup Afrika.

    Pelatih Amodu, yang sebelumnya pernah dua kali mengambil alih tim sebagai pelatih pengganti, dijanjikan mendapat posisi lebih permanen. Amodu tentu menyadari bahwa masa depannya bukan di atas kertas, tetapi tergantung pada penampilan Tim Super Eagles di Korea dan Jepang.

    Nigeria adalah tipikal perjuangan sebuah negeri Afrika. Sebagaimana Kamerun yang membuat gempar ketika menaklukkan Argentina pada pembukaan Piala Dunia 1994, Nigeria ingin selangkah lebih maju sebagai duta Afrika. Namun, Amodu tidak mau bermimpi dengan mengharapkan datangnya seorang "dewa penonolong" seperti Roger Milla bagi Kamerun, tetapi menghitung realistis dengan memaksimalkan pemain-pemain yang berkelana di kompetisi liga-liga Eropa.

    mahmudiono lamin/fwc


    © 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

    HASIL

    PREDIKSI

    ULASAN

    BINTANG

    JADWAL

    REKOR

    PESERTA

    TROFI

    LEGENDA

    SEJARAH

    MASKOT

    HOME

    VENUES

    ANEKA

    SPORT

     -

    SELINGAN

     -

    INVESTIGASI

     -

    ANALISIS

     -

    BISNIS

     -

    BLITZ

     -

    AGENDA

     -

    KRIMINAL

    1
    Hosted by www.Geocities.ws