GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA

ARAB SAUDI



PRESTASI

  • Juara Piala Asia 1984, 1988, 1996 -
  • Runner-up Piala Asia 1992, 2000 
  • Juara Kejuaraan World Youth (U17) FIFA 1989

  • Brasil punya legenda, Arab Saudi punya cerita. Begitulah pemeo pecando bola Arab Saudi dalam menyemangati persiapan tim nasional ke Piala Dunia 2002. Dengan modal pemain-pemain tidak terkenal, tim Singa Gurun Pasir itu membuat decak kagum pada dua final sebelumnya, 1994 dan 1998. Mereka mengimpor "koki" Brasil yang menghidangkan "masakan" goyang Samba ala Asia.

    Pemain legendaris Edson Arantes Do Nascimento atau Pele tak pernah percaya dengan opini pecandu sepakbola dunia yang meyakini gaya permainan Samba bisa diserap dan menjadi trade mark bangsa-bangsa di luar Brasil.

    Setelah melihat penampilan Arab Saudi pada penampilan perdana di arena Piala Dunia 1994 di AS, Pele tak kuasa mengatubkan mulutnya yang ternganga. Arab Saudi kebetulan punya pemain-pemain berbakat. Namun, bukan kebetulan semata jika Saeed Owairan dkk. mampu menyuguhkan goyang samba hingga lolos ke putaran kedua dengan menyisihkan Belgia dan Maroko.

    Arab Saudi tampil lengkap dengan Pele-nya Asia. Majeed Abdullah adalah pemain yang disebut-sebut menjiwai Edson Arantes Do Nasciamento tersebut. Bersama Owairan, Fuad Amin, dan Fahd Al Bishi, mereka menembus perdelapan final.

    Dengan penampilan lima kali berturut-turut dalam final Piala Asia sejak 1984, Arab Saudi menjadi pemimpin di Asia dalam dua dekade terakhir. Masuknya tim Arab Saudi tiga kali berturut-turut dalam final Piala Dunia semakin memantapkan posisi mereka sebagai tim teratas di jajaran Teluk Persia.

    Perjuangan tim ini bermula saat masuk putaran final Piala Dunia di Amerika Serikat tahun 1994, yang menjadikan Arab Saudi sebagai tim pertama Asia yang mampu menembus babak kedua sejak penampilan heroik Korea Utara di Inggris tahun 1966. Empat tahun kemudian, Saudi gagal mencapai target perempat final, karena dikalahkan oleh Denmark dan Prancis sebelum melawan Afrika Selatan dalam pertandingan akhir.

    Tim nasional Arab Saudi berkembang pesat setelah membuka kebebasan dalam penunjukan pelatih. Sejak Eduardo Vingada mengantarkan Saudi meraih gelar juara Piala Asia di Uni Emirat Arab pada tahun 1996, tim Saudi berganti pelatih setidaknya delapan kali, dengan Otto Pfister dan Nasser Al Johar menempati posisi sebagai pelatih dua kali.

    Pendukung tim nasional menginginkan Arab Saudi sukses di Korea/Jepang menyusul kembalinya peraih penghargaan Pemain Terbaik Asia Nawaf Al Temyat, yang tidak bermain pada babak kualifikasi karena cedera lutut.

    Babak kualifikasi tim Arab Saudi dengan perjuangan cukup dramatis. Mereka harus memenangkan pertandingan terakhir melawan Thailand dan berharap Bahrain dapat mengalahkan Iran di Grup A. Negara-negara tetangga menolong mereka dengan mengalahkan Iran 3-1, sedangkan Saudi menang 4-1 atas Thailand, tim asuhan Peter With asal Inggris.

    Langkah awal tim Saudi dalam memasuki final dinilai kurang baik; seri melawan Bahrain di Riyadh dan kalah dari Iran di Tehran, yang juga turut mengakhiri peran Slobodan Santrac sebagai pelatih.

    Namun, Al Johar kembali bermain untuk mengembalikan Saudi ke posisi puncak grup untuk menjadi bangsa Arab pertama yang masuk putaran final Piala Dunia tiga kali berturut-turut. Pemain andalan Arab Saudi adalah Al Owairan Saeed, Majed Abdullah, Youssef Al Thuniyan.

    mahmudiono lamin/fwc


    © 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

    HASIL

    PREDIKSI

    ULASAN

    BINTANG

    JADWAL

    REKOR

    PESERTA

    TROFI

    LEGENDA

    SEJARAH

    MASKOT

    HOME

    VENUES

    ANEKA

    SPORT

     -

    SELINGAN

     -

    INVESTIGASI

     -

    ANALISIS

     -

    BISNIS

     -

    BLITZ

     -

    AGENDA

     -

    KRIMINAL

    1
    Hosted by www.Geocities.ws