GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA

JEPANG



PRESTASI

  • Juara Piala Asia 2000, 1992 
  • Runner-up Piala Konfederasi FIFA 2001 
  • Runner-up Kejuaraan World Youth FIFA 1999 
  • Medali perunggu Olimpiade 1968

  • Sepakbola Jepang sejak 1998 memasuki sejarah baru dengan keberhasilan maju ke putaran final Piala Dunia setelah berjuang selama 44 tahun di babak kualifikasi. Para pemain Jepang yang berkesempatan tampil di Prancis itu merupakan generasi baru hasil pembinaan melalui kompetisi Liga-J.

    Takehi Okada adalah pelatih telah mempercepat program reformasi dalam tim nasional setelah mengambil alih tugas Shu Kamo pada babak kualifikasi Piala Dunia. Okada lebih mengutamakan bintang-bintang muda yang tengah menanjak.

    Pada masa lalu, jalan menuju Piala Dunia bagi Jepang merupakan satu hal yang hampir mustahil dan selalu diwarnai dengan kekecewaan. Pada detik-detik terakhir final babak kualifikasi Piala Dunia AS 1994, Jepang harus menelan pil pahit kekalahan melawan Irak. Dengan hasil seri, mereka meloloskan diri ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

    Dengan adanya J-League, Jepang mulai berbenah diri dengan merekrut pemain-pemain muda berbakat yang kemudian dibentuk oleh pelatih Philippe Troussier menjadi sebuah kesebelasan tangguh. Jepang secara perlahan namun pasti menaiki peringkat FIFA dan mendominasi persepakbolaan tingkat benua.

    Penunjukan pelatih berkebangsaan Prancis setelah Jepang mengalami kekalahan tiga kali selama Piala Dunia Prancis 1998 -- final Piala Dunia pertama bagi Jepang --benar-benar di luar dugaan. Namun, mantan pelatih Nigeria dan Burkina Faso ini membawa Jepang pada kemenangan di Piala Asia Libanon tahun 2000 lalu dan final Piala Konfederasi FIFA tahun berikutnya.

    Kesuksesan Jepang dibangun pada tim yang dibawa Troussier ke final Kejuaraan Dunia di Nigeria tahun 1999 dengan memasukkan beberapa pemain berpengalaman seperti Hidetoshi Nakata (Parma), pemain Jepang yang terkenal dan sukses di Eropa.

    Pemain lain seperti Junichi Inamoto berada di garis pertahanan selama Jepang sedikit demi sedikit meraih kesuksesan. Prestasi Inamoto membuatnya dapat bergabung bersama Arsenal dalam Liga Premier Inggris. Pemain andalan lainnya adalah Kunishige Kamamoto, Kazuyoshi Miura.

    mahmudiono lamin/fwc


    © 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

    HASIL

    PREDIKSI

    ULASAN

    BINTANG

    JADWAL

    REKOR

    PESERTA

    TROFI

    LEGENDA

    SEJARAH

    MASKOT

    HOME

    VENUES

    ANEKA

    SPORT

     -

    SELINGAN

     -

    INVESTIGASI

     -

    ANALISIS

     -

    BISNIS

     -

    BLITZ

     -

    AGENDA

     -

    KRIMINAL

    1
    Hosted by www.Geocities.ws