GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA

EKUADOR



PRESTASI

  • Tempat keempat Copa America 1993 
  • Kejuaraan World Youth FIFA 2001 
  • Runner up kualifikasi grup Amerika Selatan

Ekuador adalah negara penghasil minyak, jamrud dan pisang. Negara ini juga menjadi acuan dunia sebagai ekuator sesuai dengan namanya. Ada satu hal yang belum pernah dimiliki negara ini yaitu kesempatan tampil terdepan dalam olahraga sepakbola.

Namun, tim sepakbola Ekuador berubah sejak 7 November 2001. Mereka membuat sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kali. Momen bersejarah itu ditandai dengan permainan berakhir seri 1-1 melawan Uruguay, dengan susunan pemain seadanya. Hernan Dario Gomez adalah pelatih yang berjasa membawa Ekuador ke pentas Piala Dunia.

Pada awal babak kualifikasi, tidak seorang pun pengamat sepakbola meramalkan Ekuador lolos ke babak final Piala Dunia 2002 Korea/Jepang. Tim asuhan Gomez ini memang mengumpulkan angka sedikit demi sedikit.

Mereka mulai mendapat angin segar saat memenangkan pertandingan lima kali berturut-turut, melawan Cili (1-0), Venezuela (2-1), Brasil (1-0), Paraguay (2-1), dan Peru (2-1). Saat mengalahkan Paraguay dan Peru, mereka hanya tampil dengan sepuluh pemain saja. Mereka pun berhasil naik 33 peringkat dunia FIFA, dari posisi 71 ke 38.

Ekuador, yang selama ini dipandang sebelah mata dalam dunia sepakbola Amerika Selatan, sebenarnya mulai bangkit sejak 1989 saat Montenegrin Dusan Draskovic menangani tim ini. Anak didik Montenegrin antara lain Agustin Delgado, yang menjadi pencetak gol terbanyak di Conmebol bersama Hernan Crespo. Berbagai gol yang dihasilkan Augustin "Tín" Delgado memantapkan posisinya untuk pindah ke klub Southampton, Inggris, dan juga memberinya status pahlawan.

Namun, kesuksesannya juga merupakan kerja sama dengan rekan-rekan satu timnya: Cevallos (Barcelona); De la Cruz (Hibernian, Scotland), Guerron (Deportivo Quito), Hurtado (La Piedad, Meksiko), Poroso (Emelec); Tenorio (Aucas), Obregon (Delfin), Aguinaga (Necaxa, Meksiko), Cleber Chala (Nacional); Ivan Kaviedes (Celta Vigo, Spanyol). Ekuador berharap banyak dalam pertandingan final Piala Dunia 2002.

mahmudiono lamin/fwc


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

ANALISIS

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

KRIMINAL

1
Hosted by www.Geocities.ws