|
TROFI
PIALA DUNIA SERING HILANG
Pematung Prancis Abel Lafleur mendapat kehormatan untuk
merancang trofi pertama Piala Dunia, Piala Jules Rimet. Patung
trofi dari emas ini memiliki berat 3,8 kg dan tinggi 35 cm,
memperlihatkan tokoh alegoris melebarkan sayap di atas dasar
oktagonal. Trofi terkenal ini dicuri pertama kali saat
dipamerkan di London menjelang Piala Dunia 1966, tetapi tidak
lama kemudian ditemukan di semak-semak dekat lokasi eksibisi
oleh seekor anjing bernama Pickles.
Pemberian nama trofi Jules Rimet sebagai penghormatan
kepada ketua FIFA pertama berkebangsaan Prancis, Jules Rimet.
Trofi Jules Rimet disembunyikan di bawah ranjang untuk
menghindari gempuran tentara Sekutu pada Perang Dunia II.
FIFA
pada tahun 1950 memutuskan bahwa negara yang memenangkan gelar
Piala Dunia tiga kali dapat menyimpan trofi ini. Saat Brasil
memenangkan Piala Dunia untuk ketiga kalinya di Meksiko tahun
1970, trofi ini menjadi hak milik Brasil. Pada 1983, lagi-lagi
trofi ini dicuri dan sampai saat ini tidak pernah ditemukan.
FIFA membuat trofi baru dengan berat 5 kg dan tinggi 36 cm.
Trofi ini pertama kali diperebutkan pada Piala Dunia 1974 dan
dibuat dari emas padat dan malachite, yang dibuat oleh
pematung Italia Silvio Gazzaniga. Ia menggambarkan kreasinya
berupa garis-garis bermunculan dari dasar, membentuk spiral,
dan kemudian melebar untuk menerima dunia. Dari regangan
dinamis terdapat dua figur atlet yang merayakan kemenangan.
Trofi ini tidak bisa dimiliki oleh negara manapun. Sesuai
dengan peraturan, trofi tetap menjadi milik FIFA. Pemenang
Piala Dunia dapat menyimpannya sampai Piala Dunia berikutnya
dan diberikan replika trofi yang dilapisi emas.
mahmudiono
lamin/fwc
|