GRUP A

PRANCIS

SENEGAL

DENMARK

URUGUAY

GRUP B

SPANYOL

SLOVENIA

PARAGUAY

AFSEL

GRUP C

BRASIL

TURKI

CINA

KOSTA RIKA

GRUP D

KORSEL

POLANDIA

AS

PORTUGAL

GRUP E

JERMAN

ARAB SAUDI

IRLANDIA

KAMERUN

GRUP F

ARGENTINA

NIGERIA

INGGRIS

SWEDIA

GRUP G

ITALIA

EKUADOR

KROASIA

MEKSIKO

GRUP H

JEPANG

BELGIA

RUSIA

TUNISIA


CINA



PRESTASI

  • Runner-up Piala Asia 1984 
  • Peserta Olimpiade Barcelona 1988

Sepakbola Piala Dunia, bagi Cina, semula hanya impian. Negara dengan penduduk terbesar di dunia itu berjuang dari satu babak kualifikasi ke babak kualifikasi berikutnya sepanjang beberapa dekade, tetapi tak pernah lolos ke putaran final.

Jangankan berdiri sama tinggi dengan tim-tim finalis, sekadar lolos sebagai wakil Asia pun tak pernah tergapai. Setelah pelatih Yugoslavia, Bora Milutinovic, menggembleng pemain-pemain berbakat Cina, tim nasional Negeri Tirai Bambu itu membuka lembaran sejarah baru: lolos ke putaran final Piala Dunia 2002 Korea/Jepang.

Cina menanti selama 44 tahun untuk bertanding di Piala Dunia. Bagi pemain veteran Cina, Hao Haidong, Fan Zhiyi dan Ma Mingyu, pertandingan putaran final ini bakal menjadi titik puncak. Namun, bagi generasi berikutnya, yang telah merasakan manfaat dari perkembangan dunia sepakbola Cina belakangan ini, pertandingan putaran final nanti dapat dijadikan pijakan untuk merambah karier internasional, terutama Eropa.

Para pemain seperti Sun Jihai, Li Tie dan Qu Bo tampil memukau selama babak kualifikasi dan mereka bisa dijadikan indikasi bahwa program pembinaan persepakbolaan dan liga profesional Cina membuahkan hasil.

Cina semula diragukan untuk menduduki posisi teratas jajaran persepakbolaan negara-negara Asia. Namun, Cina berhasil menunjukkan kebolehannya dengan lolos ke babak semi final kejuaraan Asia 2000 di Libanon.

Satu hal penting yang harus diatasi oleh para pemain Cina adalah kekuatan mental. Mereka tampil kurang meyakinkan di lapangan. Kelemahan ini menyita perhatian Milutinovic. Ia berusaha menutupi kelemahan itu dengan memperbanyak pertandingan internasional ke mancanegara dan mengundang tim luar ke Cina.

Setelah menjadi kekuatan baru Asia, penampilan Cina makin meyakinkan dan menembus kejuaraan terbesar Piala Dunia. Keberhasilan itu merupakan yang pertama kali setelah masa penantian hampir setengah abad. Dalam babak-babak awal kualifikasi melawan Maldives dan Indonesia, tim asuhan Milutinovic ini tersendat-sendat.

Namun, pada babak kedua dan akhir, tim Cina mulai unjuk kebolehan. Cina lima kali menang dan satu kali seri dari keenam pertandingan pertama untuk memperoleh tempat dalam final dua putaran sebelum akhir kualifikasi.

mahmudiono lamin/fwc


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

ANALISIS

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

KRIMINAL

1
Hosted by www.Geocities.ws