|
Menjelang kejuaraan besar seperti Piala Dunia atau Piala
Eropa, sebuah agen ramalan bintang membaca dua pemain kunci
masing-masing tim. Kedua orang itu adalah Zinedine Zidane dari
kubu Prancis dan Francesco Toldo dari Italia.
Kebenarannya dapat dibuktikan usai Piala Dunia 1998 dan Piala
Eropa 2000: Prancis mengawinkan gelar juara dunia dan Eropa.
Saat Zinedine Zidane lahir, peta langit menunjukkan salah satu
sifatnya yang suka mendapat perhatian dari banyak orang.
Individu yang impulsif ini punya kecenderungan dramatis.
Di sisi lain, ia peka akan kehidupan di luar dirinya, tidak
egois. Ini juga yang membuatnya selalu waspada akan
gerakan-gerakan kaki tim lawan. Bak pesulap, ia punya kemampuan
luar biasa untuk mengubah hal-hal yang biasa menjadi hebat.
Hal itu pengaruh Planet Venus bagi kehidupannya. Melihat efek
dari posisi Planet Mars saat ia lahir agak kontradiktif dengan
pengaruh Venus, ia justru seorang perencana yang tidak impulsif.
Dari luar ia memang bisa terlihat bertindak tanpa rencana,
tetapi penyerang dalam tim Prancis ini adalah orang yang percaya
pada kekuatan sistem. Tapi di lain pihak, ia seorang
individualis yang sangat kritis pada performa orang lain. Untuk
diri sendiri pun, Zidane menganalisis dengan kritis tiap
langkah.
Planet Jupiter adalah planet keberuntungan. Posisi planet
tersebut akan memberikan pengaruh keberuntungan saat ia
berhubungan dengan orang-orang dari latar belakang yang sangat
berbeda dengan dirinya, dan juga dari perjalanan ke luar negeri.
Mungkinkah sekarang saat yang sangat menguntungkan dirinya,
karena ia memang sedang menghadapi orang-orang dari negara lain,
dan pertandingan putaran final Piala Dunia 2002 memang di luar
negeri kelahirannya?
Bagi Zidane, bintang Prancis yang lahir hari Sabtu, 23 September
tahun 1972, saat ini adalah periode yang sangat menentukan bagi
karier dan posisi dirinya di masyarakat. Ini terlihat dari
posisi matahari saat ini yang sedang mempengaruhi area prestis
dalam kehidupannya.
Mantan bintang Juventus, Pemain Terbaik Dunia FIFA dan kini
maskot Real Madrid, Zinedine Zidane, karena kemasyhuran di
lapangan hijau, malah mengundang konflik kepentingan antara dua
pabrik mobil besar. Hal itu terjadi setelah Zizou menjadi
bintang iklan untuk mobil Amerika, Ford.
Zidane tampil di iklan televisi untuk mobil Ford. Iklan itu
ditayangkan pertama kali di Prancis menjelang Euro 2000.
Repotnya, di Italia, Zidane dikenal bermain untuk Juventus dan
dibeking oleh pabrik pembuat mobil Fiat.
Fiat sendiri memiliki Juventus sepenuhnya hingga tahun 1990.
Fiat kemudian menjual sahamnya kepada holding company bernama
IFI yang tetap di bawah kontrol keluarga Gianni Agnelli.
Perusaahan itu kini sekaligus memiliki Juventus dan Fiat.
Meski ada pertentangan kepentingan, Juventus agaknya tidak mau
ikut dalam konflik dengan Ford. "Zidane punya hak untuk
mengambil keputusan. Lagipula manajer Zidane sebelumnya telah
memberitahukan proposal dari Ford," kata manajer pemasaran
Juventus Romy Gai.
Namun, Gai pun segera angkat bahu ketika menyadari bahwa ia tak
mampu lagi mencegah Zidane hijrah ke Madrid. "Zidane adalah
fenomena. Ia membuat lapangan hijau makin hijau dan lapangan
bisnis jadi laris manis. Di manapun dan kapan pun, Zidane akan
memberikan sesuatu secara berlebihan. Kadang-kadang kita tidak
sadar bahwa apa yang kita peroleh masih kurang. Ia memang sang
penderma."
Tokoh sepakbola legendaris Jerman, Franz Beckenbauer,
memperhitungkan Prancis dengan kepemimpinan Zidane sebagai salah
satu tim favorit juara. Hanya Argentina yang dijagokan menjadi
penjegal Prancis. Saya melihat Zidane masih menjadi sentral.
Jika ia bermain konsisten, Prancis tak perlu khawatir untuk
bermain di final.
mahmudiono lamin/fwc
|