BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Seol Ki-Hyeon
NEGARA
Korea Selatan
TGL. LAHIR
8 Januari 1979
TINGGI/BERAT
1,84m/73kg
FINAL PIALA DUNIA
0
CAPS PIALA DUNIA
0
KLUB
Antwerp, Anderlecht 

SEOL KI-HYEON

Pada dekade 1970-an dan 1980-an, Cha Bum-Keun merupakan satu-satunya pemain Korsel dengan predikat pemain internasional. Dia kini menjadi legenda sepakbola Korsel. Di mata pemain muda, Bum-Kheun adalah pembuka profesionalisme persepakbolaan Negeri Ginseng. Seol Ki-Hyeon, pemain profesional generasi kedua, setahap demi setahap menapak tantangan lebih besar di kompetisi Eropa.

Penyerang berbakat ini telah menandatangani kontrak di klub raksasa Belgia, Anderlecht, setelah bermain satu musim di Antwerp. Ia berhati-hati dalam mengawali musim kompetisi pertama di Eropa bersama Antwerp. Seol cepat beradaptasi sejak namanya tercantum dalam starting line up.

"Saya menghadapi pilihan, apakah bermain untuk Lierse atau Anderlecht. Lierse bukanlah tim buruk, tetapi Anderlecht merupakan klub terbaik di Belgia," kata Seol.

Seol dalam meniti karier memang dituntut ekstra hati-hati, terutama dalam menerima tawaran dari klub-klub Eropa. Pada akhir masa pelatihan di sekolah sepakbola Korsel, ia mendapat banyak nasihat agar mengembangkan karier di J-League Jepang. Nasihat itu cukup logis, mengingat J-League memberi keuntungan dalam tahapan awal bagi pemain muda asal Korea. Namun, tidak demikian bagi Seol. Sejak belajar menendang si kulit bundar ia bermimpi main di Eropa. Ia menolak bermain di Jepang.

Mengapa harus memulai dari Jepang? Mengapa tak langsung ke Eropa? Pertanyaan itu terus menghantui Seol. Ia tidak mau membuat kesalahan. Beberapa pemain profesional mengingatkan Seol agar tidak terburu-buru melangkah ke Eropa jika ia tidak siap bersaing.

"Ketika pindah ke Belgia, banyak orang mendesak saya untuk memperkuat tim nasional. Saya harus membuat keputusan yang tepat. Saya pikir Belgia adalah tempat ideal untuk membangun impian. Saya memang belajar banyak dan beradaptasi dengan gaya permainan di sini," kata Seol.

Transfer Jan Koller ke klub Bundesliga, Borussia Dortmund, memberikan kesempatan kepada Seol menjadi penyerang andalan Anderlecht. Kesempatan itu menumbuhkan rasa percaya diri. Seol juga siap membuat debut di kompetisi Liga Champions dan Piala Super Belgia.

Piala Dunia 2002 merupakan kesempatan terbaik. Seol akan berjuang di rumah sendiri. Ia merasa mendapatkan motivasi berlipat-lipat, karena terdorong oleh keinginan meloloskan Korsel lolos ke putaran kedua Piala Dunia. Jika ambisi itu tercapai, Seol berjasa mencetak sejarah bagi persepakbolaan Korsel.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws