BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Raul Gonzalez Blanco
NEGARA
Spanyol
TGL. LAHIR
27 Juni 1977
TINGGI/BERAT
1,8m/73kg
FINAL PIALA DUNIA
1998
CAPS PIALA DUNIA
3
KLUB
San Cristobal de Los Angeles, Athletico Madrid, Real Madrid 

RAUL GONZALEZ

Suporter Spanyol mengharapkan Raul, striker andalan di Piala Dunia 2002, mengeluarkan "tendangan meteor" dan membawa tim Matador meraih kemenangan di Korea/Jepang. 

Tepat pada tanggal 27 Juni 2002 Raul Gonzalez berusia 25 tahun. Saat itu Raul bertekad memasuki fase baru sebagai generasi pemain matang yang didaulat untuk membawa Spanyol mencetak sejarah Piala Dunia.

Raul tidak bisa tampil prima pada Piala Dunia empat tahun lalu, karena tulang pahanya cedera selama beberapa bulan. Cedara itu juga membuat Raul membuat langkah tidak biasa. Ia mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan penampilannya yang buruk.

"Piala Dunia adalah pertandingan penting dalam karier saya," kata Raul. Tetapi wartawan tidak begitu tertarik dengan penampilan Raul di lapangan, dibandingkan hubungan roman cintanya dengan beberapa gadis dan kebiasaannya keluar masuk klub malam. Pertanyaan-pertanyaan itu memang tidak bisa dielakkan bagi seseorang seperti Raul yang sering keluar masuk kolom gosip. Ibanyak rumor tentang Raul dan dunia malam menghiasi halaman-halaman majalah olahraga. Namun, Raul kelihatannya lebih dewasa dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan seperti itu.

Raul memulai kariernya di Atletico Madrid. Kebetulan kedua orangtuanya adalah penggemar berat klub ini. Ia menyeberang ke klub yang berlokasi di ibukota Spanyol, Real Madrid, hanya karena pemilik Atletico, Jesus Gil, memotong bayaran tim junior.

Tim junior U-14 itu mencetak 308 gol dalam satu musim, 65 gol di antaranya milik Raul. Setelah menciptakan sejumlah gol di tim junior Real Madrid, Raul mulai diperhitungkan bermain di tim senior, meskipun kesempatan itu munculnya jauh lebih cepat.

Pada 1994, ia bermain melawan Brasil ketika usianya baru 17 tahun empat bulan. Dengan usia itu ia tercatat sebagai termuda pertama kalinya dalam sejarah Real Madrid.

Orang yang berjasa mematangkan Raul adalah Jorge Voldano. Pelatih asal Argentina itu membela Raul mati-matian melalui perdebatan keras dengan pengurus klub. Voldano juga mendapat penghargaan setelah Raul berhasil mencetak gol dalam pertandingan kedua--yang ironisnya--melawan Atletico, mantan klubnya.

Sejak itulah nama Raul Gonzalez melambung dengan cepat. Pers Spanyol begitu terpesona dengan kemampuannya. Mereka mempelesetkan kata Real Madrid menjadi "Raul Madrid".

Dalam Piala Dunia empat tahun lalu, Spanyol berjuang keras untuk menghasilkan pemain-pemain bertahan yang mampu "tampil beda" dalam panggung sepakbola terbesar di dunia. Mantan teman satu tim Raul di Real Madrid, Emilio "Vulture" Butragueno adalah sebuah pengecualian. Empat golnya ketika melawan Denmark pada Piala Dunia 1986 memberikan gelar pemain legendaris. Valdano mengatakan bahwa sebutan "Butragueno Baru" bisa membawa pengaruh buruk pada Raul.

Meskipun demikian Raul memang muncul pada saat yang tepat. Di kalangan suporter Spanyol, keyakinan bahwa Raul mampu mengulang sukses Emilio di Piala Dunia memang bukan isapan jempol.

mahmudiono lamin/fwc

© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws