BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Roy Keane
NEGARA
Irlandia
TGL. LAHIR
8 Oktober 1971
TINGGI/BERAT
1,8m/77kg
FINAL PIALA DUNIA
1994
CAPS PIALA DUNIA
4

KLUB
Nottingham Forest, Manchester United 

ROY KEANE

Mayoritas manajer atau pelatih menginginkan seorang midfielder serba bisa. Roy Keane adalah jawaban atas kebutuhan itu. Ia pemain komplit, skill tinggi, bertenaga kuda, cerdas, berbakat memimpin, dan memiliki kualifikasi goalgetter.

Pemain kelahiran Cork, Republik Irlandia, pada 10 Agustus 1971, itu dianggap sebagai pemain serba-bisa yang bisa bermain sebagai gelandang, defender, dan second striker. Tangguh dalam bola-bola atas, pekerja keras, dan dihormati rekan-rekan satu tim, membuat Keane menjadi pemain kesayangan Alex Ferguson dan pendukung Old Trafford.

Hanya sedikit pemain mampu menjelajah sebagai bek kanan, tengah, maupun berfungsi sebagai midfielder tanpa kehilangan visi serangan tajam. Dengan kualitas "super", karena mampu mengakomodasikan pertahanan tanpa kehilangan insting menyerang itu, Keane tak pelak lagi menjadi "komandan" klub elit Manchester United maupun tim nasional Irlandia.

Bersama Setan Merah-julukan Manchester United-Keane mempertontonkan permainan dengan balance paling stabil di Liga Inggris. Sebagai kapten, ia sanggup memimpin banyak pemain bintang Manchester United tanpa beban. Keane, bagi tim nasional Irlandia, bak konduktor.

Keane mulai berkiprah di Liga Inggris ketika memperkuat Nottingham Forest pada musim kompetisi 1990 dengan gaji 25 ribu pound. Tiga tahun kemudian, Sir Alex Ferguson tanpa ragu-ragu merogoh kantong Manchester United sebesar 3,75 juta poundsterling untuk memboyong bintang Irlandia ini ke Old Trafford. Jumlah itu menjadi rekor.

Ferguson diakui sebagai manajer jeli. Ia bisa "mengendus" keistimewaan Keane, sehingga Setan Merah tak rugi merogoh uang 3,75 juta poundsterling. Jumlah itu tampaknya tak bernilai apa-apa jika dibandingkan dengan kesanggupan dan kontribusi Keane dalam mengukir kejayaan klub itu di Divisi Utama Liga Inggris dan kompetisi Eropa.

Manchester United terbukti menjadi kampiun dan mendominasi kekuatan selama musim kompetisi 1995-1996, 1996-1997, 1998-1999, dan 1999-2000. Tim brilian 1999 malah mencetak treble, yaitu mengawinkan tiga gelar sekaligus-Piala FA, Liga Inggris, Liga Champions.

Manchester United dengan performance Keane memang mencengangkan. Keane segera menjadi pusat perhatian petinggi Manchester United dan para pendukung klub Setan Merah di seluruh dunia. Asosiasi Wartawan Sepakbola Inggris menganugerahi sang bintang lapangan tengah ini dengan gelar Player of the Year. Satu-satunya catatan buruk Keane, ia dikenal sebagai pemain temperamental.

Keane pertama kali mendapat kepercayaan di tim nasional Irlandia pada tahun 1991 dan berlanjut hingga usai Piala Dunia 1994. Pelatih Mick McCharty memberikan tanggung jawab lebih besar dengan memberikan ban kapten saat Irlandia mengawali babak kualifikasi Piala Dunia 2002. Keane tak menyia-nyiakan kepercayaan itu dengan memimpin rekan-rekannya lolos ke putaran final. Padahal, pesaing Irlandia sangat kuat, yaitu semifinalis Piala Eropa 2000, Portugal dan Belanda.

Irlandia mendapatkan momentum besar ketika meraih kemenangan 1-0 atas Belanda, sehingga mereka menduduki runner-up grup. Dalam pertandingan itu Keane mampu memompa semangat 10 pemain. Di mata McCharty, Keane sukses menjadi kapten dan menonjol sebagai inspirator sepanjang 90 menit.

Selama persiapan ke Piala Dunia 2002, pelatih yang berjasa mengangkat namanya, Sir Alex Ferguson, memberikan garansi bagi Keane untuk menjadi asisten pelatih. Kapten berusia 31 tahun itu memang berencana menjadi pelatih jika kariernya sebagai pemain berakhir.

Keinginan Ferguson untuk menjadikan Keane sebagai salah satu kandidat penggantinya itu mungkin bisa diterima manajemen Manchester United. Fergie pernah menyatakan bahwa Keane merupakan satu-satunya pemain yang bisa menerjemahkan keinginannya. Jika benar, Keane akan mengikuti jejak Kenny Dalglish, sukses sebagai pemain dan manajer Liverpool. Namun ,manajemen MU tampaknya takkan mengambil risiko dengan cepat-cepat mengangkat Keane sebagai pelatih. MU cenderung memilih pelatih tim nasional Inggris, Sven Goran Eriksson, atau manajer Bayern Muenchen Ottmar Hitzfeld.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws