BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Hakan Sukur
NEGARA
Turki
TGL. LAHIR
1 September 1971
TINGGI/BERAT
1,9m/81kg
FINAL PIALA DUNIA
0
CAPS PIALA DUNIA
0
KLUB
Sakaryaspor, Bursaspor, Galatasaray, Torino, Inter Milan 

HAKAN SUKUR

Hakan Sukur adalah pemain terbaik Turki. Ia boleh disebut sebagai perintis jalan bagi pemain-pemain berbakat negaranya dalam mengembangkan karier di kompetisi Eropa. Sukur terbilang telat ketika menekuni karier bersama klub lokal Sakaryaspor pada usia 16 tahun. 

Pada musim kompetisi 1989-1990, ia telah tampil secara teratur. Namun, Sukur segera hijrah ke Bursaspor pada akhir musim. Dalam kesempatan singkat, ia terbilang sukses. Klub raksasa Turki, Galatasaray, yang sejak lama mengamati perkembangan Sukur, mengoyorkan kontrak pada tahun 1992.

"Pemandu bakat Galatasaray mengetuk pintu rumah saya ketika saya sedang bermimpi mengembangkan karier internasional. Siapa mampu menolak," kata Sukur.

Sukur memulai hidup baru di Bosphorus seperti bebek dengan air. Pada musim pertama kompetisi, ia menjadi sentral perhatian karena mampu mencetak 19 gol yang membuahkan tahta bagi Galatasaray di Liga Turki. Bukan rahasia umum lagi bila pemain sukses meniti karier bersama Galatasaray, tiket tim nasional tampaknya dalam genggaman.

Sukur adalah sedikit dari generasi baru pemain Turki yang diharapkan menembus dominasi tim-tim kelas atas Eropa. Kesempatan itu datang pada tahun Maret 1992 ketika memperkuat tim nasional pada babak kualifikasi Piala Eropa. Seperti kehebatannya dalam mengantarkan Galatasaray ke puncak prestasi, Turki pun dibawa lolos ke putaran final.

Pada Mei 1995, Sukur membuat lompatan besar dengan menandatangani kontrak bersama klub Seri A, Torino. Seperti dialami banyak pemain luar negeri, Sukur tidak dapat menyesuaikan diri dengan beratnya kompetisi Seri A. Ia mengeluh dilanda homesick dan tidak mampu mencurahkan segala kemampuan, sehingga hanya tampil dalam lima pertandingan tanpa mencetak satu gol pun. Ketika Galatasaray memberi tawaran pulang kampung pada November 1995, Sukur cepat-cepat mengangkat koper tanpa berpikir dua kali.

Kerinduan Sukur atas gebyar lapangan hijau rupanya terpenuhi. Ia kembali menjadi pahlawan Galatasaray dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Tak hanya manajemen klub atau rekan-rekan satu tim yang mendukung kariernya kembali bersinar, namun ribuan anak-anak Turki rela antre mengelu-elukan sang bintang.

Bukan kebetulan semata jika Sukur dan Galatasaray saling memberi dan mencapai kejayaan bersama ketika mereka meraih gelar Piala Winners. Galatasaray pun masuk deretan klub elit Eropa. Jika Sukur, sekali lagi, mencoba peruntungan di Seri A bersama Inter Milan pada musim kompetosi 2000-2001, siapa mampu mencegah?

Hakan Sukur sekali lagi menjadi sentral permainan tim Turki pada putaran final Piala Dunia 2002 di Korea/Jepang. Ia tampaknya akan menambah kebintangannya bersinar lebih terang-benderang setelah Turki menang pada babak play off melawan Austria dengan keunggulan besar 5-0. Piala Dunia, bagi Turki, merupakan kesempatan langka, karena baru tahun inilah mereka berdiri sama tinggi dengan tim-tim kelas dunia setelah 48 tahun.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws