BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA 
Cuauhtemoc Blanco
 NEGARA 
Meksiko 
TGL. LAHIR 
17 Januari 1973
 TINGGI/BERAT
 1,77m/71kg 
FINAL PIALA DUNIA
 1988 
CAPS PIALA DUNIA
 4 
KLUB 
America, Necaxa, Real Valladolid

BLANCO

Jika penggemar bola ingin menyaksikan aksi-aksi pencetak gol dengan tembakan akurat, Cuahtemoc Blanco merupakan jawaban. Ia memperagakan permainan ala Negeri Sombrero yang meledak-ledak, tetapi tetap bermain dalam koridor fair play. Aksi-aksi brilian Blanco akan tampak pada Piala Dunia 2002.

Pemain kelahiran Mexico City, 17 Januari 1973, itu mampu mengangkat Meksiko dalam melewati babak-babak kualifikasi Piala Dunia 2002. Ia membuat debut mengesankan untuk klub America de Mexico pada 2 Desember 1993. Bersama klub ini, karier Blanco menanjak pesat dan terpanggil untuk memperkuat Meksiko dalam pertandingan Piala Dunia 1998. Tanpa gol Blanco atas Belgia, Meksiko tak mampu berbuat banyak pada putaran 16 besar. Namun, Meksiko gagal ke perempat final setelah ditaklukkan Jerman.

Ketika namanya terangkat dan menjadi idola baru persepakbolaan Meksiko, Blanco menandatangani kontrak dengan Real Valladolid. Sebelum turun ke lapangan, Blanco masih bertanya-tanya, persaingan seperti apa gerangan Liga Primera Spanyol itu? Namun, teka-teki itu terjawab dalam debut melawan Mallorca pada 10 September 2000. Masa “bulan madu” bersama Valladolid tak berumur panjang. Ia cedera tiga bulan, padahal posisi Valladolid kritis dalam klasemen Liga Spanyol. Setelah pulih dan bertanding melawan klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, di Stadion Santiago Bernabeu, Blanco mencetak gol brilian. Gol penentu kemenangan itu mengangkat Valladolid kembali ke papan atas.

Meskipun jarang main dengan pemain nasional Meksiko, Blanco tetap berperan penting bagi tim Sombrero sejak Piala Dunia 1998. Berkat pengalaman internasional dan kombinasi permainan gaya Eropa serta kepemimpinannya yang disegani, Blanco menjadi simbol kekuatan tim nasional. Namanya disejajarkan dengan bintang masa lalu, Luis Hernandez dan Francisco Palencia.

Blanco pula yang menjadi Man of The Match dengan mencetak gol kedua dalam pertandingan babak kualifikasi melawan Honduras dan memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2002 di Stadion Azteca.

Pers mendaulat Blanco sebagai pahlawan. Di bawah kepemimpinan Blanco, pers pun menitipkan pesan pecandu sepakbola Meksiko yang mendambakan tim nasional kembali mencetak prestasi dengan tampil di perempat final. Paling tidak, Meksiko mampu bertahan di putaran 16 besar seperti pada Piala Dunia 1994 dan 1998.

mahmudiono lamin/fwc

© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws