BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Zlatko Zahovic
NEGARA
Slovenia
TGL. LAHIR
1 Februari 1972
TINGGI/BERAT
1,8m/76kg
FINAL PIALA DUNIA
0
CAPS PIALA DUNIA
0
KLUB
Partizan Belgrade, Proleter Zrenjanin, Vitoria Guimaraes, Porto, Olympiakos, Valencia, Benfica  

ZLATKO ZAHOVIC

Walaupun Zlatko Zahovic tidak pernah memperkuat klub di negara sendiri, ia dielu-elukan menjadi pemain andalan tim nasional Slovenia. Pecandu bola masih ingat dengan aksi-aksi brilian midfielder dengan naluri serang tinggi ini ketika Slovenia mencuri perhatian di Piala Eropa 2000.

Bagi Zahovic, performa Slovenia di kompetisi terbesar kedua setelah Piala Dunia itu merupakan pembuka mata bagi dunia bahwa Slovenia bukan lagi anak bawang. "Mereka tidak bisa menutup mata lagi," kata Zahovic tentang calon lawan-lawan Slovenia di putaran final Piala Dunia 2002 di Korea/Jepang.

Skill individu Zahovic sungguh menggiurkan banyak klub Eropa. Ia diakui pemain dengan tipikal fair play sejati. Bermain ngotot, pantang menyerah dan pintar mencari celah, yang diimbangi dengan umpan-umpan khas trade mark Zahovic. Ia tidak mau serakah dalam mencetak gol. Zahovic boleh dibilang menjadi pembuka tabir atau "pelayan setia" bagi striker dalam usaha menjebol gawang.

Kadang-kadang sulit membedakan, apakah Zahovic itu second striker, striker atau sekadar midfielder. Namun, tim-tim pencari bakat tidak perlu memusingkan klasifikasi itu. Mereka hanya tahu bahwa Zahovic adalah salah satu dari pemain paling berbahaya pada putaran final Piala Dunia 2002.

Dengan performa cenderung dingin dalam mengolah si kulit bundar, Zahovic tampaknya mewakili satu dari sedikit sosok pemain dengan tipikal"tidak biasa". Orang bilang Zahovic adalah John Barnes-nya Liverpool pada masa kejayaan klub Inggris itu.

Apapun sebutan dan predikat yang melekat, Zahovic berterima kasih telah melampaui masa-masa sulit ketika memngawali karier bersama klub Partisan Belgrade, hingga melanglang-buana ke Liga Portugal, Yunani, dan Spanyol. Ia pernah merasakan tekanan amat berat dari pendukung Olympiakos.

Sejak mengasah kemampuan di Liga Portugal, Zahovic mengakui bahwa negara itu merupakan tempat paling berharga dalam kariernya. Porto adalah klub top Portugal yang memberikan keharuman ketika ia menjadi top skor. Terpenting, seluruh pemain Slovenia kini memberikan dukungan penuh bagi Zahovic untuk memulai lembaran baru di kancah Piala Dunia 2002.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws