BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Augustine Okocha
NEGARA
Nigeria
TGL. LAHIR
17 Agustus 1973
TINGGI/BERAT
1,74m/70kg
FINAL PIALA DUNIA
1994, 1998
CAPS PIALA DUNIA
5
KLUB
Rangers International, Borussia Neunkirchen, Eintracht Frankfurt, Fenerbahce, Paris St. Germain 

AUGUSTINE OKOCHA

Augustine Okocha-lebih akrab dipanggil Jay-Jay-memasuki jagad baru sepakbola dunia sejak 1992. Dalam usia 19 tahun, midfielder Eintracht Frankburt ini memukau fans klub Bundesliga itu dengan membuat dribble menawan yang memberikan inspirasi permainan gaya baru.

Nigeria, sebuah negara berkembang, tak luput mengambil keuntungan atas sensasi Okocha. Sebagai pemain muda berbakat dari dunia ketiga, Okocha memperoleh kesempatan debut dalam starting line up bagi Rangers International dari Enugu dalam usia 16 tahun. Setahun kemudian, dalam liburan dua minggu ke Jerman, ia mendapat tawaran bermain dari Borussia Neunkirchen. Tawaran itu langsung disambar dengan penandatanganan kontrak.

Pada 1992, Okocha hijrah dari Neunkirchen ke klub Bundesliga Eintracht Frankfurt dan langsung bermain pada musim kompetisi saat itu. Pemain Nigeria itu diakui bermain baik sepanjang empat musim kompetisi dengan mencetak gol bersejarah di kompetisi Bundesliga tahun 1993.

Dalam pertandingan di Karlsruhe, ia begitu brilian men-dribble bola pada menit ke-87 dari daerah pertahanan hingga memenangkan duel atas penjaga gawang Oliver Kahn dan menceploskan bola ke gawang kosong. Tak ayal lagi, gol Okocha langsung ditasbihkan sebagai Goal of The Year.

Pada akhir musim kompetisi 1995-1996, Okocha pindah ke klub Fenerbahce dengan transfer satu juta poundsterling. Penampilan konsisten dan brilian membawa klub itu sebagai jawara Liga Turki. Dalam dua musim kompetisi divisi satu Liga Turki, Okocha menjadi tulang punggung klub Fenerbahce. Fenerbahce tak kuasa menahan bintang Nigeria itu setelah Paris Saint Germain memberikan tawaran transfer uang lebih besar pada musim kompetisi 1988.

Sukses di kompetisi top Eropa tampaknya menjembatani ambisi Okocha untuk meraih momentum serupa dalam pertandingan internasional. Dengan Jay-Jay Okocha, penampilan tim nasional Nigeria memukau Afrika. Gelar juara Piala Afrika mereka peroleh pada 1994. Nigeria bahkan meraih prestise sebagai peraih medali emas Olimpiade 1996.

Tim Nigeria serta-0merta mendapat julukan Super Eagle. Okocha tampaknya telah belajar banyak menyusul pentas Piala Dunia 1994 ketika Nigeria menembus putaran kedua. Empat tahun kemudian, Nigeria menjadikan Okocha sebagai tumpuan harapan bagi tim nasional pada Piala Dunia 1998.

Okocha, pemain sepakbola Nigeria yang kini menjadi bintang di klub Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), dinobatkan sebagai pemain terbaik Nigeria tahun 2001. Ia mengalahkan saingan utamanya, Finidi George, yang tergabung di klub Inggris, Ipswich Town, dan pemain terbaik tahun sebelumnya, Victor Agali, yang bermain di klub Jerman, Shalke 04. "Saya merasa tersanjung dengan kehormatan ini. Saya berharap mampu memberikan dedikasi terbaik untuk negara saya," ujar Okocha.

Okocha membela tim Elang Super sejak 1993 dan bermain gemilang di PSG. Ia pun memegang peranan penting dalam sejumlah pertandingan babak kualifikasi dan ikut mengantar Nigeria lolos ke final Piala Dunia 2002.

mahmudiono lamin/fwc

© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws