JAVIER DELGADO
Sudah menjadi rahasia umum bahwa penghargaan terhadap pemain
belakang cenderung minim dibandingkan dengan penyerang.
Kenyataan itu tak membuat Deldago ciut. Ia dengan bangga
mengobarkan tekad untuk menjadi "pembantai"
penyerang-penyerang tajam.
Delgado termotivasi untuk membuktikan bahwa pemain bertahan
sama pentingnya dengan barisan penyerang. Ia mengkritik anggapan
orang bahwa pemain belakang tak lebih sebagai kambing hitam atas
terjadinya gol atau kekalahan suatu tim dalam banyak
pertandingan.
Delgado mengawali debut profesional sebagai defender di
Espoli. Klub ini memberi kesempatan besar untuk membuktikan
bahwa pemain bertahan sama baiknya dengan striker.
Delgado membuktikan sesumbarnya dengan banyak mematahkan
sergapan sembilan striker top Amerika Latin, termasuk
Hernan Crespo. Karena itu Delgado menjadi pilihan utama tim
nasional Ekuador pada putaran final Piala Dunia 2002.
Setahun sejak debut di divisi satu, pemain yang akrab
dipanggil Tin ini hijrah ke klub Barcelona dari Guayaquil.
Perangai Delgado tiba-tiba berubah. Ia bak menjilat ludah
sendiri ketika diketahui diam-diam mengasah diri menjadi
striker.
Dengan penampilan makin matang dan aksi-aksinya cukup
mengesankan dalam mencetak gol, Delgado menarik perhatian
pemandu bakat. Delgado melanglang-buana ke Kolombia dan Meksiko.
Salah satu penampilannya untuk klub Necaxa (Meksiko) tergolong
luar biasa, terutama ketika mencetak gol indah pada Piala Dunia
Antarklub. Seiring dengan namanya yang melambung, klub Real
Madrid dan Melbourne Australia berusaha menarik perhatian
Delgado.
Delgado berperan bagi tim nasional Ekuador pada babak
kualifikasi Piala Dunia 1998, tetapi ia hanya mencetak dua gol.
Sejak itu, dia menyimpan dendam untuk memberikan lebih banyak
gol bagi Ekuador. Memang benar. Ia membawa Ekuador mencetak
sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama
kalinya.
Ia meraih sukses dalam pertandingan kualifikasi melawan
Bolivia dengan mencetak tiga gol. Momentum itu lebih penting
dibandingkan gol yang ia cetak dalam kemenangan spektakuler atas
Brasil dan Paraguay dengan skor 1-0 dan 2-1. Sebagai striker,
Delgado memang ulet dalam duel di udara, pandai mencari celah,
fisik tangguh, dan pencetak gol mematikan berkat naluri tinggi.
El Tin telah mengenakan kaos tim Southampton sejak akhir 2001
dan tercatat sebagai pemain pertama Ekuador yang memperkuat klub
Divisi Utama Liga Inggris.
mahmudiono lamin/fwc |