BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

Nama
Tomasz Hajto
Negara
Polandia
Tgl. Lahir
16 Oktober 1972
Tinggi/Berat
1,9m/86kg
Final Piala Dunia
-
Caps Piala Dunia
-
Klub
Halniak Makow Podhalanski, Goral Zywiec, Krakow Hutnik, Zabrze Gornik, Duisburg, Schalke 04

TOMASZ HAJTO

Tomasz Hajto mudah diingat karena dua hal. Pertama, hanya dialah pemain yang mampu melempar bola dari jarak jauh untuk menciptakan ancaman di kotak penalti. Kedua, ia dikenal sebagai pemain dengan banyak kartu kuning di kompetisi Bundesliga. Pada musim kompetisi 1988-1989, Hajto membuahkan 16 kartu kuning, paling banyak di antara pemain manapun.

Tomasz Hajto mengawali karier di KS Halniak pada usia 14 tahun. Ia juga bermain dengan Goral Zywiec. Setelah membuat debut di divisi satu Hutnik pada 1991, dua tahun kemudian pindah ke Gornik. Setelah bermain cukup melelahkan, Hajto mulai dikenal dengan reputasi defender paling tangguh di Polandia.

Hajto tanpa berpikir dua kali menandatangani kontrak dengan klub Bundesliga, Duisburg, pada 1997. Klub ini menjamin namanya masuk dalam starting line up. Dalam dua tahun pertama, Duisburg menduduki peringkat kedelapan klasemen Bundesliga. Pada musim kompetisi 1997-1998, Hajto membawa Duisburg ke final Piala Jerman di Berlin, sebelum ditaklukkan 1-2 oleh Bayern Muenchen.

Tetapi, predikat runner-up Piala Jerman tidak mampu mencegah klub itu tersungkur ke divisi dua Bundelsiga pada tahun 2000. Hajto pindah ke Schalke 04. Bersama klub inilah Hajto membangun reputasi lebih tinggi sebagai defender terbaik Bundesliga.

Tomasz Hajto membela tim nasional pada 27 Agustus 1996 dengan hasil imbang 2-2 ketika berhadapan dengan Siprus. Pada musim semi 2000, Manajer Polandia Jerzy Engel tidak memanggil Hajto. Ia bertekad merebut kembali tempatnya sebagai defender setelah memegang caps 30 kali bersama tim nasional.

Hajto memang tipikal pemain keras, tetapi ia tetap bersikap profesional dan menjunjung fair play. Ia kuat dalam duel bola di udara. Dengan lemparan bola amat kuat, ia menjadi spesialis pelempar bola mati. Bayangkan, lemparan dari jarak 35 meter pun sanggup menciptakan bahaya di kotak penalti lawan. Putra Hajto, Mateusz, lahir pada tahun 1993, tampaknya siap melanjutkan predikat sang ayah.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws