BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
José Luis Chilavert
NEGARA
Paraguay
TGL. LAHIR
27 Juli 1965
TINGGI/BERAT
1,9m/90kg
FINAL PIALA DUNIA
1998
CAPS PIALA DUNIA
4
KLUB
Sportivo Luqueno, Guarani Asuncion, San Lorenzo, Real Saragossa, Velez Sarsfield, Racing Strasbourg 

JOSE LUIS CHILAVERT

José Luis Chilavert telah menjadi penjaga gawang utama klub Sportivo Lugueno pada usia 15 tahun. Hanya dalam jangka tiga tahun, ia popular dengan aksi-aksi brilian dalam penyelamatan. Ia menjadi penjaga gawang termuda dan paling berbakat Paraguay. Apalagi penampilan Chilavert makin matang sejak membuat debut bagi klub divisi satu Paraguay, Guarani Asuncion.

Pada musim kompetisi berikutnya, Chilavert telah berganti kaos tim. Ia diboyong San Lorenso, klub divisi satu Argentina. Setelah empat tahun di Buenos Aires, Chilavert hijrah ke Real Saragosa. Bersama klub Liga Spanyol itu, Chilavert "turun pangkat" dari penjaga gawang utama menjadi kiper pengganti. 

Karena frustrasi dan kehilangan kesempatan, ia kembali ke Argentina dan bergabung dengan klub divisi satu, Velez Sarsfield. Dengan semangat baru, Chilavert meraih gelar pada musim kompetisi 1993, 1995, dan 1996, Piala Libertadores, serta Piala Toyota pada 1994.

Setelah sukses selama tujuh tahun di Argentina, apalagi ia pernah dinobatkan sebagai World Goalkeeper of the Year 1995 dan 1997, Chilavert kembali ke kompetisi Eropa pada November 2000. Ia menjadi palang pintu terakhir klub Prancis, Racing Strasbourg, hingga sekarang.

Dengan hanya kemasukan 50 gol sepanjang kariernya, Jose Luis Chilavert tercatat sebagai penjaga gawang paling sukses. Dia terkenal mampu mematahkan tendangan penalti dengan gampang. Ia punya bakat besar dalam mencetak gol melalui tendangan bebas, baik dalam kompetisi domestik maupun internasional.

Kecermelangan Chilavert membantu perjuangan Paraguay pada putaran final 1998. Kendati rekan-rekannya minim gol hingga detik terakhir, ia hanya kemasukan dua gol dalam empat pertandingan. Paraguay menembus putaran kedua setelah dikalahkan Prancis, juara di turnamen akbar ini.

Chilavert suka tampil eksentrik dengan seragam warna-warni, berteriak-teriak seenaknya di lapangan, memaki-maki rekan satu tim atau bahkan wasit dengan tanpa rasa sesal. Tingkah laku Chilavert itu menjadi gunjingan dan menghiasi pemberitaan koran-koran. Penampilannya yang cenderung arogan dan mengundang bahaya, tampaknya menjadi masalah. Mau apa lagi, watak Chilavert memang begitu. Chilavert sampai mendapat julukan Anak Nakal di Paraguay.

Putaran final Piala Dunia 2002 merupakan kesempatan terbaik bagi karier penjaga gawang eksentrik ini. Ia berencana terjun ke dunia politik usai menggantung sepatu. Seperti kesuksesan di lapangan hijau, Chilavert ingin mencapai puncak tertinggi di dunia politik. "Saya ingin menjadi presiden Paraguay," katanya.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws