BINTANG

RIVALDO

GABRIEL BATISTUTA

MICHAEL OWEN

ZINEDINE ZIDANE

JOSE LUIS CHILAVERT

SAMI AL JABER

SHAUN BARTLETT

CUAUHTEMOC BLANCO

ALEN BOKSIC

DELGADO

ELHADJI DIOUF

FAN ZHIYI

LUIS FIGO

TOMASZ HAJTO

OLIVER KAHN

ROY KEANE

SEOL KI-HYEON

HENRIK LARSSON

PAOLO MALDINI

PATRICK MBOMA

HERNAN MEDFORD

EMILE MPEZA

HIDETOSHI NAKATA

VIKTOR ONOPKO

AUGUSTINE OKOCHA

RAUL GONZALEZ

ALVARO RECOBA

CLAUDIO REYNA

EBBE SAND

ADEL SELLIMI

HAKAN SUKUR

ZLATKO ZAHOVIC

KARIER

NAMA
Elhadji Diouf
NEGARA
Senegal
TGL. LAHIR
15 Januari 1981
TINGGI/BERAT
1,82m/74kg
FINAL PIALA DUNIA
0

CAPS PIALA DUNIA
0
KLUB
Sochaux, Rennes, Lens

ELHADJI DIOUF

Pecandu sepakbola mendapat kejutan ketika Senegal menyisihkan Maroko pada babak kualifikasi Piala Dunia 2002 Grup C Afrika. Kemungkinan bagi Senegal untuk melewati Maroko semula sangat kecil, karena pesaingnya itu lebih unggul dalam rata-rata gol. Namun, semua kekhawatiran menjadi sirna setelah tercipta dua hattrick oleh satu pemain, Elhadji Diouf.

Striker yang hijrah dari klub Rennes ke Lens pada awal musim kompetisi 2000-2001 itu mempunyai keistimewaan dalam kecepatan lari. Penampilan singa muda ini makin komplit dengan kontrol bola akurat dan akselerasi menawan di kotak penalti. Pecandu sepakbola Senegal pun jatuh hati dan menjulukinya Serial Killer.

Sebagian besar pengamat sepakbola Afrika mengakui Diouf memenuhi persyaratan pemain modern yang mengandalkan kekompakan, dan bukan skill individu. Ia kadang-kadang bekerja keras sendirian untuk mencari bola, tetapi tidak pernah egois ketika menciptakan peluang atau mencari kesempatan mencetak gol.

Diouf merasa beruntung sejak memperkuat klub Lens, klub divisi satu Liga Prancis. Dia bermain sepenuh hati dalam latihan maupun pertandingan, akrab dengan wartawan dan disukai semua orang. Hanya dengan bermain beberapa kali di Prancis, ia begitu popular di negaranya dan masuk nominasi tim nasional.

Diouf diperhitungkan bersinar pada Piala Dunia 2002. Pelatih tim nasional Senegal Bruno Metsu merasa berkewajiban mengantarkan pemain muda berbakat ini dalam debut di putaran final Piala Dunia. "Saya tidak peduli dengan apa yang ia kerjakan," kata Metsu ketika memberikan respon atas kelakuan Diouf yang dinilai buruk karena terlalu cepat populer. "Semua orang memperhitungkan dia berada di puncak permainan. Saya gembira jika semua menghormati keputusan saya."

Senegal mengalahkan Jepang 2-1 dalam pertandingan persahabatan pada Oktober 2001. Selama pertandingan, pelatih Jepang Phillipe Troussier tak berkedip mengamati performance Diouf sebagai pemain paling berpengaruh. "Saya hanya memberi hormat kepada satu orang pemain Senegal. Dia adalah Elhadji Diouf," kata Troussier.

Seperti menggarisbawahi pernyataan itu, Diouf segera menyadari bahwa seluruh media massa dunia membicarakan tentang lahirnya seorang bintang. Dan sang bintang itu adalah dirinya sendiri.

mahmudiono lamin/fwc

 


© 2002 LAMPUNGONLINE.COM --- DIVISI DESAIN MEDIA HARMONI PERKASA. ALL RIGHT RESERVED.

HASIL

PREDIKSI

ULASAN

BINTANG

JADWAL

REKOR

PESERTA

TROFI

LEGENDA

SEJARAH

MASKOT

HOME

VENUES

ANEKA

SPORT

 -

SELINGAN

 -

INVESTIGASI

 -

KRIMINAL

 -

BISNIS

 -

BLITZ

 -

AGENDA

 -

HUKUM

1
Hosted by www.Geocities.ws