Peraturan Organisasi RAPI  (5)

Sumatera Barat

 

 

 

 

 

          Informasi terbaru                                                                       http//:geocities.com/rapi_sumbar/

 

PERATURAN ORGANISASI

 

 

 

PENGURUS PUSAT

RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA

Jl. Warung Buncit Raya no. 40 D Duren Tiga Jakarta Selatan 12760

 

 

 

KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT

RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA

Nomor : 080.09.00.0701

Tentang

PERGANTIAN PENGURUS ANTAR WAKTU

 

 

 

PENGURUS PUSAT RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA :

 

 

 

Menimbang        :      a.   bahwa perkembangan organisasi RAPI di seluruh Indonesia telah

                                          meningkat dengan pesat perlu diimbangi dengan peningkatan efektifitas

                                          kepengurusan organisasi yang pada akhirnya diharapkan aktifitas

                                          organisasi akan meningkat dalam mendukung program organisasi ;

 

                                    b.   bahwa karena tuntutan perkembangan organisasi, pergantian antar waktu

                                          adalah salah satu alternatif, untuk menggerakkan roda organisasi.

 

                                    c.   bahwa untuk mewujudkan Tri Tertib RAPI dipandang perlu menetapkan

                                          Tata cara Pergantian Antar Waktu yang berlaku diseluruh Indonesia;

 

                                    d.   bahwa untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam penafsiran SK ini,

                                          maka disusunlah penjelasannya sebagaimana lampiran dan sekaligus

                                          sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari SK ini.

 

 

Mengingat           :      1.  Undang - undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

                                    2.  Peraturan Pemerintah No.52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan

                                         Telekomunikasi;

                                    3.  Keputusan Menteri Parpostel No. KM 26 Tahun 1992 tentang Komunikasi

                                         Radio Antar Penduduk ;

                                    4.  Keputusan Dirjen Postel No. 92 / dirjen / 1994 tentang Ketentuan

                                         pelaksanaan Komunikasi Radio Antar Penduduk ;

                                    5.  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga RAPI ;

                                    6.  Program Kerja Nasional RAPI hasil Munas IV Tahun 2000 di Denpasar, Bali.

 

 

Memperhatikan   :      1. Hasil Rapat Pengurus Pusat RAPI tanggal 27 Agustus 2000 di Depok.

                                     2. Hasil Rapat Pengurus Pusat RAPI tanggal 18 Mei 2001 di Jakarta.

 

 

 

MEMUTUSKAN

 

Menetapkan       :       Keputusan Pengurus Pusat RAPI tentang Tata cara Pergantian Antar Waktu.

 

Kesatu                :       Menetapkan Tata cara Pergantian Antar Waktu, sebagaimana tertera pada

                                    lampiran Keputusan ini.

 

Kedua                 :       Setiap Pergantian Pengurus Antar Waktu harus mendapat pengukuhan dan/

                                     atau pengesahan pengurus setingkat di atasnya, dan ditembuskan secara

                                     berjenjang sampai Pengurus Pusat.

 

Ketiga                 :       Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan

                                    apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya, akan

                                    diperbaiki di RAKERNAS ke - IV.

 

 

 

 

                                                                                                   Ditetapkan di         :        Jakarta

                                                                                                   Pada tanggal         :        6 Juli 2001

 

 

 

PENGURUS PUSAT

RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA

 

 

 

Ketua Umum,                                                                   Sekretaris Umum,

 

 

 

 

           Sri Murwardjo Srimardji, MSc                                                     Sakti Siahaan

            JZ 09 AAH / NIA. 09.05.00016                                        JZ 09 BCC / NIA. 09.04.00005

 

 

 

 

 

                                                                    Lampiran         :         Keputusan Pengurus pusat RAPI

                                                                                                          Nomor 080.09.00.0701

                                                                                                          Tanggal 6 Juli 2001

 

 

I.     UMUM

 

       1.   Pengertian Pergantian Pengurus Antar Waktu dilingkungan organisasi Radio Antar

             Penduduk indonesia, adalah upaya peningkatan kinerja organisasi yang menuntut adanya

             penggantian, dan penambahan personil dalam masa bakti kepengurusan Radio Antar

             Penduduk Indonesia yang semata-mata untuk kepentingan berjalannya roda organisasi,

             yang diusulkan kepada tingkat kepengurusan setingkat di atasnya untuk mendapatkan

             persetujuan dengan penerbitan Surat Keputusan.

 

        2.  Yang dimaksud dengan kepengurusan Radio Antar Penduduk Indonesia adalah Pengurus

             Pusat / Daerah / Wilayah / Lokal, yang merupakan hasil musyawarah organisasi.

 

        3. Yang dimaksud dengan pergantian personil adalah tindakan yang dilakukan sebagai akibat

            adanya personil yang berhalangan tetap, mengundurkan diri, dan peralihan jabatan, untuk

            kepentingan peningkatan jalannya roda organisasi.

 

        4. Yang dimaksud dengan penambahan personil adalah penambahan personil dalam

            kepengurusan yang tidak menyimpang dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran

            Rumah Tangga Radio Antar Penduduk Indonesia untuk berjalannya kepengurusan, sehingga

            roda organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

 

        5. Rencana Pergantian Pengurus Antar Waktu dibahas dalam Rapat Paripurna / Rapat Khusus

            dan hasilnya harus dilaporkan kepada jenjang setingkat diatasnya untuk mendapat

            persetujuan dan pengesahan. Laporan tersebut harus disertai Risalah dan resume serta

            daftar hadir rapat.

 

        6. Pergantian Pengurus Antar Waktu baru sah berlaku setelah mendapat Surat keputusan

            Pengukuhan / pengesahan dari Pengurus setingkat diatasnya.

 

 

II.     MAKSUD DAN TUJUAN

 

        1. Pergantian Pengurus Antar Waktu dalam organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia,

            terjadi sebagai akibat tidak berjalannya mekanisme kepengurusan, Pengurus

            mengundurkan diri, atau terjadi alih tugas akibat tuntutan organisasi / hasil musyawarah,

            sehingga untuk tetap berjalannya roda organisasi perlu diatur perlu dilakukan pengisian       

            jabatan lowong.

 

        2. Maksud ditetapkannya Peraturan Organisasi tentang Pergantian Pengurus Antar Waktu

            adalah upaya peningkatan kinerja organisasi agar roda organisasi dapat berjalan dengan

            baik, lancar, aman, tertib dan bertanggung jawab.

 

        3. Tujuannya adalah tertatanya pranata organisasi RAPI yang menjadi Pedoman bagi jajaran

            organisasi seluruh Indonesia.

 

 

III.     KETENTUAN PERGANTIAN ANTAR WAKTU

 

         1. Pergantian Pengurus Antar Waktu dapat diusulkan oleh Pengurus kepada jenjang

             setingkat diatasnya setelah kepengurusan berjalan minimal enam bulan sejak Musyawarah

             atau setelah tanggal penerbitan Surat Keputusan.

 

         2. Usulan Pergantian Pengurus dan penambahan personil Pengurus diputuskan melalui

             Rapat Paripurna.

 

         3. Pergantian Pengurus Antar Waktu dapat diusulkan bila adanya pengurus yang berhalangan

             tetap, mengundurkan diri dengan alasan yang bisa dipertanggung jawabkan dan dapat

             diterima didalam rapat paripurna pengurus.

 

         4. Yang dimaksud dengan berhalangan tetap adalah :

 

             4.1.   Meninggal Dunia.

             4.2.   Pindah alamat ke kota lain.

             4.3.   Tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya (tidak aktif) sehingga

                       mengakibatkan terganggunya jalannya organisasi.

             4.4.   Mendapat promosi jabatan sesuai tuntutan perkembangan organisasi.

 

          5. Yang dimaksud dengan mengundurkan diri adalah :

 

             5.1.   Meletakkan Jabatan.

             5.2.   Mengundurkan diri atas kehendak sendiri.

             5.3.   Masa berlaku IKRAP telah habis dan tidak diperpanjang lagi setelah 1 (satu) tahun

                      sejak berakhirnay masa berlaku IKRAPnya.

             5.4.   Dalam hal yang meletakkan jabatan adalah Ketua (Mandataris Musyawarah) maka

                      harus diselenggarakan Musyawarah Luar Biasa.

 

 

          6. Pengertian Jabatan Rangkap adalah Pengurus yang mendapat mandat dari Musyawarah,

              dan masih menjabat pada kepengurusan yang belum habis masa kepengurusannya.

 

          7. Selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan, Pengurus Daerah / Wilayah / Lokal harus mengadakan

              koordinasi untuk mengagendakan Pergantian Pengurus Antar Waktu apabila pada Jajaran

              Pengurus ada yang menyandang Jabatan Rangkap.

 

          8. Untuk Jabatan Ketua (Top Management) tidak bisa dilakukan Pergantian Pengurus Antar

              Waktu. Bila seorang Ketua mendapat promosi pada jenjang lebih tinggi, maka Pergantian

              dilakukan melalui Musyawarah (Luar Biasa).

 

          9. Untuk mengisi Jabatan lowong pada tingkat Wakil Ketua, diutamakan pengisian dari

              jajaran pengurus, tanpa mengurangi hak dan kesempatan anggota yang memenuhi syarat.

 

        10. Pengisian Jabatan lowong dalam kepengurusan, diutamakan secara hirarki dalam

              susunan kepengurusan hasil Musyawarah, tanpa mengurangi hak dan kesempatan anggota

              yang memenuhi syarat.

 

        11. Keputusan Persetujuan terhadap usul Pergantian Pengurus Antar Waktu oleh Pengurus

              setingkat diatasnya diputuskan melalui Rapat Paripurna / Rapat Khusus.

 

        12. Apabila dianggap perlu, Pengurus setingkat diatasnya dapat mengundang Pengurus yang

               bersangkutan untuk konfirmasi tentang usulannya.

 

        13. Pengurus Pusat / Daerah / Wilayah dapat menolak usulan Pergantian Pengurus Antar

               Waktu apabila usulan yang diterimanya tidak sesuai dengan ketentuan organisasi.

 

 

IV.     TATA CARA USULAN

 

          1. Pengurus dapat mengusulkan Pergantian Pengurus Antar Waktu kepada Pengurus

              setingkat diatasnya dengan dilengkapi :

 

              a. Resume hasil Rapat Paripurna / Rapat Khusus.

              b. Kronologi dan Pertimbangan perlunya Pergantian Pengurus Antar Waktu.

              c. Surat Pernyataan Pengunduran diri.

              d. Keterangan hasil Musyawarah (bagi yang terpilih pada Musyawarah yang baru

                  terlaksana).

              e. Surat Pernyataan bersedia menjadi pengurus (bagi calon Pengurus baru).

               f. Surat Keterangan Kematian dari pengurus.

              g. Daftar Hadir.

 

          2. Selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan, Pengurus Daerah / Wilayah / Lokal harus mengadakan

              koordinasi untuk mengagendakan Pergantian Pengurus Antar Waktu apabila pada Jajaran

              Pengurus ada yang menyandang Jabatan Rangkap.

 

          3. Untuk Jabatan Ketua (Top Management) tidak bisa dilakukan Pergantian Pengurus Antar

              Waktu. Bila seorang Ketua mendapat promosi pada jenjang lebih tinggi, maka Pergantian

              dilakukan melalui Musyawarah (Luar Biasa).

 

          4. Untuk mengisi Jabatan lowong pada tingkat Wakil Ketua, diutamakan pengisian dari

              jajaran pengurus, tanpa mengurangi hak dan kesempatan anggota yang memenuhi syarat.

 

          5. Pedoman dan Tata cara Pergantian Pengurus Antar Waktu pada lampiran.

 

 

V.   WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

 

         1. Pengurus Pergantian Antar Waktu memiliki kewenangan mengurus dan memimpin

             kegiatan organisasi sehari-hari sesuai dengan Diskripsi Tugas masing-masing.

         2. Pengurus Pergantian Antar Waktu bertanggung jawab kepada Ketua.

 

 

VI.  LAIN - LAIN

 

             Hal yang lain yang tidak terdapat dalam Petunjuk Pelaksanaan Pergantian Pengurus Antar

             Waktu ini dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, dengan tidak

             menyimpang terhadap peraturan - peraturan yang berlaku dalam organisasi Radio Antar

             Penduduk Indonesia.

 

 

 

 

                                                                                                          Ditetapkan di     :     Jakarta

                                                                                                          Pada Tanggal    :     6 Juli 2001

 

 

 

PENGURUS PUSAT

RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA

 

 

 

Ketua Umum,                                                                   Sekretaris Umum,

 

 

 

 

           Sri Murwardjo Srimardji, MSc                                                     Sakti Siahaan

            JZ 09 AAH / NIA. 09.05.00016                                        JZ 09 BCC / NIA. 09.04.00005

 

 

 

 

Copy Write by ; JZ 03 AN

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1