|
GIUSEPPE MEAZZA
Giuseppe Meazza dilahirkan pada 10 Agustus 1910 di Milan. Di
kota mode inilah dia mengawali karier sepakbola. Meazza
mempesona seluruh fans sepakbola Italia dengan keahlian mengolah
bola dan telah membuktikannya sebagai goalgetter Inter Milan.
Bersama klub raksasa Italia itu Meazza menjaringkan total 287
gol dari 408 penampilan.
Tahun 1929-1930 merupakan karier profesional pertama,
khususnya di Seri A. Sebelumnya, keberadaan kompetisi Liga
Italia hanya merupakan kumpulan kecil. Meazza pada tahun itu
membuat gereget Liga Italia berkat aksi-aksi individual menawan
sebagai pencetak gol. Ia memindahkan bola dengan cekatan,
mengelanuhi penjaga gawang dengan mudah, dan membuat 31 gol dari
33 pertandingan.
Bersama Inter, Meazza meraih juara liga pada musim kompetisi
1935-1936 dan 1937-1937. Hanya pemain Milan, Nordahl (1949-1951,
1952-1955), yang memenangkan lima gelar. Meazza mencetak 27 gol
dari 29 pertandingan di kompetisi Eropa. Kompetisi Piala Italia
pun menjadi ladang subur bagi Meazza. Ia mencetak 16 gol hanya
dalam 12 pertandingan.
Meazza memperkuat Inter mulai tahun 1927 ketika masih berusia
muda, 17 tahun. Sesuai dengan kemampuan teknik dan keinginan
pelatih, posisinya sebagai center forward tidak pernah
tergantikan selama memperkuat Inter Milan.
Hanya tiga tahun kemudian Meazza diperhitungkan sebagai
kandidat pemain tim nasional Italia dan membuat debut
internasional pada pertandingan melawan Swiss. Ia mencetak dua
gol Total penampilan Meazza bersama Italia sebanyak 53 kali
dengan jumlah gol 33. Rekor itu menyaingi gol Luigi Riva. Meazza
berjasa mengantarkan Italia meraih sukses pada Piala Dunia 1934.
Ia tak sia-sia ditunjuk sebagai kapten pada Piala Dunia
berikutnya, karena Meazza lagi-lagi mempersembahkan kejayaan
Italia dengan merebut trofi kedua.
Sebuah cedera memaksa Meazza beristirahat pada tahun 1938. Ia
kembali ke lapangan, namun berpindah klub dari Inter ke tim
sekota, AC Milan, pada tahun 1942. Ia jug amelanglang-buana ke
beberapa klub lain, Juventus, Varese, dan Atalanta, sebelum
kembali ke Inter Milan lagi pada musim kompetisi 1946-1947
sebagai pemain merangkap pelatih.
mahmudiono lamin/fwc
|