|
GARRINCHA
Garrincha adalah malapetaka. Dua dekade membuktikan Garrincha
lebih mudah dijinakkan jauh sebelum memasuki kotak penalti
daripada membiarkannya menebar bahaya di daerah jarak tembak
itu. Penjaga gawang akan berteriak-teriak manakala pemain
brilian ini membuat awalan serang.
Begitulah, Garrincha adalah tipikal pemain berdaya dobrak
tinggi yang memadukan teknik gaya Brasil dan tak pernah
kehabisan tenaga. Jika menggempur barisan pertahanan lawan,
garrincha bak angin puting beliung. Defender dibuat kucar-kacir.
Garrincha memang mempunyai keistimewaan yang membuatnya
disegani, sekaligus mengundang perhatian ekstra. Setiap kali
menguasai si kulit bundar, ia bak punya mata kaki. Ia tahu bahwa
dirinya tak cukup hanya dihentikan dengan sliding tackle
manakala men-drible bola ke arah gawang. Selain Si Kijang Johan
Cruyff, Garrincha adalah pemain dengan keistimewaan drible bola
tiada duanya di dunia.
Jadi sasaran empuk permainan kasar. Itulah pemahaman dasar
Garrincha setiap kali hendak bermain. Namun, setiap kali pula
Garrincha bisa membuar drible brilian. Ia sempat cedera karena
sering "dimakan" lawan, tetapi ia kembali pada top
form seperti ketika belum menderita cedera.
Manuel Francisco Santos, begitulah nama aslinya, namun lebih
populer dengan panggilan Garrincha. Ia adalah satu dari pasukan
Samba yang merebut gelar Piala Dunia dua kali (1958 dan 1962).
Pada Piala Dunia 1962 di Cuili, Garrincha sukses menutup lubang
kunci Brasil yang kehilangan Pele karena cedera.
Garrincha telah bermain 60 kali untuk tim nasional Brasil.
Selama diperkuat Garrincha, tim Samba meraih kemenangan 52 kali
dan tujuh imbang. Lebih fenomenal lagi, Brasil tak pernah kalah
ketika Garrincha dan Pele tampil bersama. Satu-satunya kekalahan
Brasil hanya pada pertandingan Piala Dunia 1966 di Inggris.
Selama memperkuat Botafogo, tim profesional pertama sebelum
melambung ke jagad sepakbola internasional, ia mencetak 232 gol
dari 581 pertandingan. Ia mempersembahkan gelar juara Liga
Carioca pada 1957, 1961 dan 1962. Botafogo juga menduduki tahta
Liga Rio-Sao Paulo tahun 1962 dan 1964.
mahmudiono lamin/fwc
|