National News
JAKARTA � Pemerintah berencana membuka penawaran 21 wilayah kerja (WK) migas baru pada 16 Juli 2007. Berkenaan dengan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan terus melanjutkan upaya penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi para investor dalam dan luar negeri.
�Saya mendorong Anda semua yang bergerak di industri energi dengan pengetahuan, teknologi, dan sumber, untuk menjadi mitra kita dalam mencari dan mengembangkan sumber-sumber terbarukan,�kata Presiden SBY pada pembukaan Konvensi dan Pameran Tahunan Ke-31 Asosiasi Perminyakan Indonesia di Jakarta, kemarin. Presiden menyatakan, khusus pada sektor energi, pemerintah Indonesia telah memformulasikan satu kebijakan yang komprehensif. Indonesia telah merevisi dan mereformasi kebijakan energi yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya mendatangkan devisa.
Kebijakan komprehensif yang dimaksud antara lain meningkatkan produksi minyak domestik dan kapasitas ladang minyak. Dengan kondisi kapasitas 1 juta per barel, dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan energi saat ini. Menurut Presiden, untuk meningkatkan produksi sektor migas, harus ada langkah eksplorasi baru. Jika tidak, produksi minyak akan terus menurun, yang bisa berakibat menimbulkan masalah baru bagi perekonomian nasional.
Selain peningkatan produksi, tutur Presiden,upaya lain yang diaktifkan adalah diversifikasi sumbersumber energi dalam rangka mendorong penggunaan energi selain minyak dan gas.Dia mencontohkan sumber-sumber terbarukan,seperti matahari,angin,panas bumi,biofuel dan sebagainya. Hal itu bertujuan tidak mengantisipasi kelangkaan energi dari fosil saja, tetapi juga upaya melindungi lingkungan. �Kita akan mengintensifkan untuk melindungi energi kita dalam perilaku yang efisien.Saya sudah meluncurkan kampanye nasional untuk membangun budaya dan kebiasaan menggunakan energi secara efisien,� ujarnya.
Kepala Negara akan melanjutkan peningkatan kapasitas dan kapabilitas untuk mendorong penegakan hukum, khususnya pemberantasan tindak penyelundupan minyak.Di samping bekerja keras untuk memformulasikan dan mengimplementasikan kebijakan yang tepat dalam subsidi dan harga minyak. Presiden berharap, harga minyak yang tinggi belakangan ini akan mendorong keinginan eksplorasi lebih banyak, terutama di ladang minyak yang belum tersentuh. Dari sekitar 60 sumber minyak di Indonesia,lebih dari separuhnya telah dieksplorasi secara intensif. Presiden menyampaikan ini adalah sambutannya yang pertama sejak pengumuman perombakan Kabinet Indonesia Bersatu beberapa waktu lalu.
Presiden menambahkan, Indonesia juga berusaha mentransformasikan industri minyak dari sistem monopoli ke arah persaingan untuk menciptakan keadilan usaha. Presiden kembali menyatakan komitmen dan meyakinkan bahwa kebijakan di Indonesia akan berjalan sesuai dengan arah yang ditentukan, dengan pasar yang adil bagi semua pihak, investor maupun proyek. �Kami akan mendengarkan masukan dari kalian untuk melakukan langkah yang lebih baik,� tambah dia.
Wilayah Kerja Migas
Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro menyebut penawaran 21 WK migas menjanjikan bagi hasil (split) yang lebih baik dan signifikan bagi para calon investor. �Harga minyak sedang tinggi, kami juga punya target produksi migas naik 30% pada 2009.Karena itu, kami buka kesempatan kepada investor nasional maupun asing untuk bisa berpartisipasi dalam pengembangan 21 WK migas tersebut,� ujar Purnomo,kemarin.
Ke-21 WK migas yang ditawarkan tersebut adalah Blok North Ray di lepas Pantai Utara Jawa Barat; NE Lombok I (Pantai Utara Nusa Tenggara); NE Lombok II; Semai I, II, III, IV, dan V di lepas Pantai Semai Barat, Papua Barat; Blok South East Tual di lepas Pantai Barat Arafura; Blok Cakalang, Kerapu,Baronang,Cucut,dan Dolphin di lepas Pantai Natuna; Blok Bawean I dan II di lepas Pantai Utara Jawa Timur; Blok Gunting dan Situbondo di daratan dan lepas Pantai Jawa Timur; Buton II (Pantai Selatan Buton); Blok Rangkas, Banten; dan West Timor di lepas Pantai Timor.
Purnomo mengatakan, pada 2006 pihaknya telah mengumumkan pemenang tender 22 WK migas dengan total komitmen eksplorasi mencapai USD439 juta. Selanjutnya, pada Maret tahun ini, sembilan kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) juga telah diteken dengan komitmen investasi pada tiga tahun pertama mencapai USD411 juta. Purnomo menambahkan,tahun ini diharapkan produksi minyak bisa ditingkatkan hingga 80.000 barel per hari yang berasal dari 12 lapangan yang sudah ada dan lapangan baru lainnya. Secara total, kata dia, diharapkan target produksi minyak sebesar 1,05 juta barel per hari tahun ini bisa tercapai.
Direktur Jenderal Migas Departemen ESDM Luluk Sumiarso menambahkan, penawaran WK migas terbaru yang dibuka pemerintah akan dibagi menjadi dua cara, yakni penawaran langsung (direct offer) dan tender terbuka. �Proporsinya fifty-fifty,� imbuhnya. Dia menambahkan, pada tahun ini akan dilakukan dua kali penawaran WK migas, dengan total sebanyak 41 WK migas. Di samping penawaran WK migas, lanjut dia, pemerintah juga sedang mengevaluasi 20 proposal studi bersama (joint study) pengembangan gas metana batu bara (coal bed methane/CBM) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.