Page 21 - al kasyfu wa tabyin
P. 21
20 al kasyfu wa tabyin
Mereka tidak menyukai perbuatan tercela_ tetapi mereka sendiri suka mencela.
Mengajak manusia untuk menghindari makhluk tetapi dirinya justru lebih ambisius.
Seandainya mereka tidak dibolehkan duduk bersama makhluk untuk mengajak mereka
kepada Allah seolah-olah dunia yang luas ini seketika menjadi sempit meskipun mereka
yakin jika tujuannya adalah memberi kemaslahatan bagi para makhluk.
Jikalau terlihat ada seseorang yang seperti mereka didatangi oleh para makhluk,
siapapun yang mendatanginya maka dirinya akan menjadi lebih baik, maka tentu mereka
akan mati dalam keadaan sedih dan dengki.
Jikalau ada seseorang yang suka memuji dan sering mendatangi orang lain yang sama
dengannya, maka ia menjadi manusia yang sangat tertipu dan akan menggubris segala
peringatan terhadapnya dan ajakan untuk kembali ke jalan yang benar. Mereka menjadi
makhluk yang paling emosi di dunia.
8. Golongan Kedelapan.
Orang-orang yang meninggalkan kewajiban dalam memberi nasihat kepada umat
padahal sebenarnya ia termasuk orang yang paling ditunggu petuah-petuahnya di zaman
ini kecuali orang-orang yang dijaga oleh Allah. Mereka suka membuat keributan,
kecemasan, mengumbar kata-kata yang melenceng dari aturan syariat dan mencari
keadilan yang masih absurd.
Ada kelompok yang menyukai kata-kata yang cenderung lebay dan sepele. Kebanyakan
membahas tentang hal yang puitis yang memperlihatkan tentang persatuan dan
perpisahan,
Tujuannya adalah untuk mencari panggung demi kepura-puraan dan teriakkan-teriakan
yang gaduh meskipun dengan cara yang tidak dapat dibenarkan. Mereka adalah setan
yang berwujud manusia sesat dan menyesatkan.

