Page 19 - al kasyfu wa tabyin
P. 19

18   al kasyfu wa tabyin



               Mereka memperiuas wawasan dengan berbagai macam ilmu komunikasi yang berbeda-

               beda, mempelajari tata cara membuat lawan tak berdaya dalam berdebat. Orang yang
               seperti ini terbagi menjadi dua;


               Pertama, sesat menyesatkan. Dan kedua, membinasakan. Tertipunya kelompok pertama

               karena  kesesatan  dan  prasangkanya  bahwa  dirinya  telah  benar.  Mereka  terdiri  dari

               banyak kelompok, sebagian dari mereka suka mengkafirkan orang lain.


               Mereka  sesat  karena  tidak  mampu  memahami  dengan  utuh  tentang  dalil  dan
               metodologinya. Mereka berpendapat bahwa karena adanya kasus yang serupa maka

               dapat dijadikan sebagai dalil, sedangkan dalilnya adalah keserupaan tersebut.


               Kelompok yang membinasakan ini bersikukuh bahwa ilmu kalam dan ilmu debat ini paling

               penting dan menjadi hal utama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Mereka yakin tidak
               akan menjadi sempurna agama seseorang sebelum ia meneliti dan membahas kedua

               ilmu tersebut.


               Dan orang yang iman kepada Allah tanpa membahas dan meneliti suatu dalil maka ia

               belum  layak  disebut  orang  yang  beriman  dengan  sungguh-sungguh,  imannya  belum
               sempurna dan bukan orang yang dekat di sisi Allah tanpa bercermi,, kepada orang-orang

               Islam pada generasi awal.


               Sesungguhnya  Nabi  SAW  memberi  persaksian  kepada  orang-orang  generasi  awal

               bahwa mereka adalah sebaik-baik makhluk. Mereka tidak perlu dalil untuk menguatkan
               peryataan tersebut.


               Abu  Umamah  meriwayatkan  dari  Nabi  SAW,  sesungguhnya  beliau  bersabda,  “Sama

               sekali tidak akan ada sesuatu yang membuat tersesat bagi kaum kecuali mereka telah

               melakukan suatu perdebatan”.


               7. Golongan Ketujuh.
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24