Page 20 - al kasyfu wa tabyin
P. 20
19 al kasyfu wa tabyin
Orang yang tak henti-henti dalam memberikan nasihat dan meninggikan kedudukan
orang yang suka berbicara tentang akhlak batin serta sifat-sifat hati seperti khauf, raja’,
sabar, syukur, tawakal, zuhud, yakin, ikhlas dan jujur.
Mereka ini lebih tertipu ketimbang orang-orang sebelumnya karena dirinya menyangka
telah cinta kepada Allah dan utusan-Nya.
Mereka tidak akan dapat mewujudkan suatu keikhlasan kecuali mereka mau menjadi
orang-orang yang ikhlas dengan semurni-murninya. Mereka tidak akan luput dari semua
kesalahan keruhnya hati kecuali mereka dapat menghindari hal tersebut.
Mereka ini lebih tertipu ketimbang orang-orang sebelumnya karena dirinya menyangka
telah cinta kepada Allah dan utusan-Nya.
Mereka tidak akan dapat mewujudkan suatu keikhlasan kecuali mereka mau menjadi
orang-orang yang ikhlas dengan semurni-murninya. Mereka tidak akan luput dari semua
kesalahan keruhnya hati kecuali mereka dapat menghindari hal tersebut.
Mereka lebih menyukai perduniawian ketimbang orang lain. Suka menampakkan
kezuhudannya di dunia padahal mereka sangat rakus terhadap dunia dan bahkan sangat
tergilagila. Mereka mengajak manusia agar senantiasa ikhlas tetapi dirinya sendiri belum
mampu menjadi orang yang ikhlas. Suka mengajak kepada Allah padahal mereka sendiri
masih sering lari dari-Nya.
Kebiasaannya adalah menakut-nakuti manusia dari ancaman Allah padahal ia sendiri
malah merasa aman dan bebas dari siksa-Nya. Selalu mengajak untuk berzikir kepada
Allah tetapi lisannya sendiri sering lupa menyebut nama Allah. Selalu mengajak
mendekatkan diri kepada-Nya padahal mereka sendiri masih jauh dari Allah.

