SELAMAT DATANG/WELCOME To MUHAMMAD MOHD TAIB HOMEPAGE

 

Home  l  Email Me  l  Content  l  Myself  l  My HomePage  l  Photo  l  Kisah2 Islam  l  Cerita2 Tauladan  l  Takzirah  l  Firman2 Pilihan  l  Hadis2 Pilihan  l  Ceramah  l Ilmu2 Pilihan  l  Sedutan Ayat2 AlQuran  l  Quotes  l  Jokes  l  Kamus Mukmin  l  Petua2  l  Info-Sihat  l  Astronomi  l  Artickel  l  Puisi/Sajak  l  Recepi  l  Related Links  l  Lain2  l  Wallpapers  l  Games  l  Slide  l  Lagu2  l Peta Laman

 

 

KISAH-KISAH ISLAM

 

 

 

 DOSA YANG LEBIH BESAR DARI BERZINA
 

Pada suatu senja yang lenggang,terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung.  Pakaianya yang serba
hitam  menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan  menempel di tubuhnya. Kulit  yang bersih, badan yang ramping dan roman
mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah meroyak  hidupnya. Ia  melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musaa.s. Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan uluk salam.Maka  terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk.  Air matanya berderai  tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya.Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya."

"Apakah dosamu wahai wanita  ayu?" tanya Nabi Musa a.s.  terkejut."Saya takut mengatakannya."jawab wanita
cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita,  "Saya... telah berzina".  Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun...lantas hamil.  Setelah anak itu lahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita itu seraya menangis  sejadi-jadinya.

Nabi Musa  berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, "Perempuan bejad, pergi kamu dari sini!
Agar siksa Allah tidak jatuh ke  dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"... teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik. Perempuan berwajah ayu  dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari  dalam rumah Nabi Musa.  Ratap tangisnya amat memilukan.Ia tak
tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mahu dibawa kemana lagi  kaki-kakinya. Bila seorang  Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?

Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat  perbuatannya. Ia  tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin  Jibril lalu  bertanya,"Mengapa engkau menolak seorang wanita
yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah  engkau tahu dosa yang lebih  besar daripadanya?" Nabi Musa
terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" Maka  Nabi Musa dengan penuh rasa  ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan  tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran."Orang yang meninggalkan
solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang  itu dosanya lebih besar  dari pada seribu kali berzina"

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk  memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang  dengan sengaja dan tanpa  penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu  atas dirinya.Bererti ia  seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan  seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan  memerintah
hamba-Nya.Sedang  orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai
iman di dadanya dan yakin bahwa  Allah itu ada, di jalan  ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.

Dalam hadis Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan solat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah  Al-Qur'an, membunuh 70 nabi  dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah. Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan solat sehingga  terlewat waktu, kemudian ia  mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah lapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360  hari, sedangkan satu hari  diakhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.  

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan  menjadi pelajaran bagi
kita  dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah. Tolong sebarkan kepada saudara-saudara kita yang belum  mengetahui. Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubuilaiik.

Wassalam
 

~Dan  hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang
ma'ruf dan mencegah dari yang  mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali Imran 104:105)
"Qul, Amantu bil-Lahi, tsumnas-taqim" Katakanlah! Aku percaya kepada  Allah dan kemudian pegang  teguhlah pendirian itu.~

More…….

 

 

HOME

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1