SELAMAT DATANG/WELCOME To MUHAMMAD MOHD TAIB HOMEPAGE


Home  l  Email Me  l  Content  l  Myself  l  My HomePage  l  Photo  l  Kisah2 Islam  l  Cerita2 Tauladan  l  Takzirah  l  Firman2 Pilihan  l  Hadis2 Pilihan  l  Ceramah  l Ilmu2 Pilihan  l  Sedutan Ayat2 AlQuran  l  Quotes  l  Jokes  l  Kamus Mukmin  l  Petua2  l  Info-Sihat  l  Astronomi  l  Artickel  l  Puisi/Sajak  l  Recepi  l  Related Links  l  Lain2  l  Wallpapers  l  Games  l  Slide  l  Lagu2  l Peta Laman


 

CERITA

 

 

 

NILAI SEUTAS TASBIH
 

TERSEBUTLAH seorang nabi yang bernama nabi Sulaiman as. Ia juga mewarisi tahta kerajaan ayahnya, nabi Daud as. Kekuasaan Sulaiman as melebihi kekuasaan ayahnya karena dia mampu memerintah segala-gala sejak dari manusia, jin, angin, tak ketinggalan semua jenis hewan baik yang
besar maupun kecil.

Bangsa jin diperintah untuk mengerjakan pekerjaan dan projek besar-besar. Angin bertugas sebagai sarana transportasi dan telekomunikasi. Manusia dijadikan tentara dan prajurit. Burung-burung diperintah untuk membawakan surat/kurier dan mata-mata (ingat tak lagu M Nasir "Tanya sama Hud-Hud")?....

Berbagai tugas mereka kerjakan untuk kepentingan dakwah agama tauhid. Bahasa hewan dapat dimengerti oleh Sulaiman as, sampai bahasa semut yang kecil sekalipun ia paham. Sampai kiamat pun tidak ada yang mampu menyamai kekuasaan Sulaiman as, barangkali mendekati pun tidak.

Sulaiman as memang pernah meminta; "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan augerahkan kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seseorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi." (lihat QS38/ayat35)

Pada suatu hari, Sulaiman as dan seluruh  kekuatannya berjalan mengitari negeri, lorong dan gang dimasuki, kota dan desa dijelajahi. Dalam perjalanan, Nabi Sulaiman as mendengar ucapan seorang anak muda yang dibawa sang angin. Katanya; "Subhanallah" (Maha Suci Allah), sungguh Nabi Sulaiman bin Daud telah diberikan Allah kerajaan yang besar sekali.

Rupanya anak muda itu ta'jub dengan kekuasaan Nabi Sulaiman dan ia pun memuji Allah, atau barangkali ia meratapi dirinya sebagai anak muda yang tidak punya apa-apa jika dibanding dengan Sulaiman. Mendengar ucapan itu, lalu Sulaiman as memerintah angin untuk mengantarkannya ketempat anak muda itu.

Sebentar saja sampailah Sulaiman di hadapan anak muda tadi. Pemuda ini ternyata seorang pengembala kambing milik orang lain yang upahnya tidak seberapa. Dia juga hidup menyendiri di balik gunung, jauh dari keramaian kota dan kesenangan dunia.

Sulaimanpun berkata; "Anak gembala, kaukah yang mengucap tasbih "Subhanallah" dan memuji akan kerajaanku?"

Anak muda tadi terkejut karena tidak mengira ada yang mendengarnya. Ia pun bertanya: "Siapakah tuan?" "Akulah Sulaiman yang memiliki segalanya," ujar Sulaiman as. Anak gembala itu takut bukan kepalang. Dikiranya Sulaiman akan menangkap, menghukum dan memenjarakannya karena kelancangan ucapannya itu.

Namun Sulaiman berkata lagi; "Tahukah kau, tasbih "Subhanallah" yang kau ucapkan itu lebih afdhal (hebat) daripada kerajaan yang dimiliki Sulaiman yang sebentar saja bisa binasa. Tasbih yang kau ucapkan itu kekal abadi di atas lembaran catatan amalmu sampai hari kiamat, tak ada yang mampu merenggutnya."

Mari, kita renungkan ucapan nabi Allah Sulaiman a.s  ini... dan marilah menjadikan ucapan "Subahanallah" ini sebagai ucapan dan amalan yang berkekalan... Insyallah !

 

More…….

 

 

HOME

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1