Dzikrullah

ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
PATRAP PERTAMA
PATRAP KELIMA
PATRAP KEENAM
PATRAP KEDELAPAN
KAYA DAN MISKIN
ALLAH ITU DEKAT
ALLAH SEGALA SESUATU
BADAN MENEGANG
DIMANA ALLAH
ILMU LADUNNI
KEKUATAN LAA ILAH HA ILLALLAH
MASALAH RUH
PENGALAMAN HAMBA ALLAH
DI ZAWIYYAH SEBUAH MASJID
BERGURU KEPADA ALLAH
PALING MERENDAHKAN DIRI
KOSONGKANLAH HATI

 



"Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang
pertemuan dengan Tuhan mereka, ingatlah, bahwa sesungguhnya Dia
meliputi segala sesuatu." (Al Fushilat:54 ) 

Saya harus berhati-hati menterjemahkan ayat ini, karena diperlukan
ada ayat pendukung yang menyatakan kalimat DIA MELIPUTI SEGALA
SESUATU … Karena didalam tafsir-tafsir besar, seperti Fi Dhzilalil
Qur'an, Jalalain, Shafwatut Tafaasir Al Munir, dan Al Qur'anul Karim
terjemahan departemen Agama , `alaa innahu bikulli syaiin muhiith' …
bahwa sesungguhnya DIA maha meliputi segala sesuatu ... ditafsirkan
bahwa yang meliputi segala sesuatu itu adalah ilmu-Nya, … kekuasaan-
Nya, … atau kekuatan-Nya (energi-Nya)  dll. Kesimpulan dari semua
tafsir-tafsir yang ada bahwa yang meliputi segala sesuatu adalah
sifat-sifat-Nya, … bukan D I A (dzat), ... padahal sifat-sifat itu
bergantung kepada Dzat.

Kalau dilihat dari sejarah perkembangan ilmu-ilmu islam  ...
mufassirin muncul saat bersamaan adanya konflik aliran mazhab …
diantaranya  empat aliran popular pada masa itu yaitu, mutakallimun,
para filosof, al ta'lim dan para sufi. Dua yang pertama dalam mencari
kebenaran menggunakan akal, walaupun antara keduanya terdapat
perbedaan yang besar dalam prinsip penggunaan akal itu.  Golongan
yang ketiga menekankan otoritas imam, dan  yang terakhir menggunakan
Al dzawq (intuisi/rasa)

Faham tasawuf  berkembang dengan terkenalnya prinsip hulul atau
ittihad  (bersatunya hamba dengan tuhan). Hal ini mengakibatkan para
mufassir tidak berani terang-terangan menterjemahkan ayat ini dengan
jelas, ... karena konflik itu hingga kini masih berlanjut. Sehingga
ayat ini menjadi musytarak (banyak arti) padahal kata DIA, tidak
perlu ditafsirkan lagi dengan diluar diri-Nya. yang akibatnya terlalu
rancu diterjemahkan dengan arti sifat-Nya … karena takut dituduh
termasuk memiliki faham yang sama dengan Al Hallaj !!  yaitu faham,
Allah bersatu dengan makhluknya.  Akan tetapi mereka akan menemukan
kesulitan jika hal ini tidak diterjemahkan dengan apa adanya, …sebab
para mufassir lainnya juga ikut-ikutan menterjemahkan DIA dengan
sifatnya yang meliputi segala sesuatu,  ... yaitu sifat ilmu, kuasa,
kudrat, iradat-Nya

Padahal ayat ini menjelaskan DIA nya yang meliputi segala sesuatu 
yaitu Dzat-nya atau diri-Nya yang meliputi segala sesuatu, …ialah
ALLAH yang meliputi segala sesuatu, ...  bukan sifat-Nya, ... karena
sifat itu sangat bergantung kepada DZAT, … seperti bergantungnya rasa
manis kepada dzat (wujud) madu … manis itu tidak bisa berdiri sendiri
jika tidak ada dzat yang disifati, sehingga saya lebih berani
menjelaskan kesempurnaan-Nya (bikamalatihi, sifat ,asma dzat, dan
af'al) yaitu Dzat Allah yang meliputi segala sesuatu sesuai dengan
ayat-ayat berikut ini :

"….wallahu muhithun bil kaafirin …artinya : Dan Allah meliputi orang-
orang yang kafir"  (Al Baqarah:19)

"katakanlah : Dia-lah Allah yang maha Esa "
"Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu" ( Al
ikhlash: 1-2)

Baiklah saya nukilkan apa yang tertera di dalam kitab suci Al qur'an,
dimana setiap yang disebut wahyu itu bukanlah hanya wahyu tasysi',
atau wahyu syari'at, tetapi juga wahyu ilham. Yaitu Allah memberikan
perintah-perintah atau instruksi-instruksi kepada makhluqnya.

"Dan tuhanmu mewahyukan kepada lebah" ( An nahl:18)
"Dan Kami wahyukan kepada ibu Musa" ( Al qashas:7)
"Da ia mewahyukan kepada tiap-tiap langit itu urusan masing-masing" (
Al fushilat:12)

Kata wahyu yang tertera dalam ayat-ayat diatas , secara tegas
menyatakan bahwa Allah tidak menutup-nutupi kepada kita, bahwa bukan
siapa-siapa yang membisikkan dan menggerakkan tubuh manusia, yang
oleh pakar disebut alam kecil (mikrokosmos) atau gambaran mini
tentang alam semesta, dan DIA lah yang bersembunyi (Al bathin)
dibalik kasat mata manusia. DIA yang menggerakkan bumi, langit,
bintang-bintang, matahari, ... dan mengajarkan lebah dan menuntunnya
dalam membuat kontruksi bangunan rumahnya yang indah. Masing-masing
dibekali wahyu dari Tuhannya untuk melaksanakan tugas-Nya tanpa
membantah, sehingga jalan mereka tidak berbenturan dengan fitrah
Allah yang Maha suci  

Kemudian dia mengarah kepada langit yang masih berupa kabut lalu Dia
berkata kepadanya dan pada bumi ; "silahkan kalian mengikuti perintah-
Ku dengan suka hati atau terpaksa . jawab mereka : kami mengikuti
dengan suka hati" ( Al Fushilat: 11)

"Maka Allah menjadikannya tujuh langit dalam dua hari dan mewahyukan
perintah-Nya pada tiap-tiap langit itu dan kami hiasi langit dunia
dan pelita-pelita dan kami memeliharanya, demikian lah ketentuan yang
maha perkasa lagi maha mengetahui" (Al  Fushilat:12)

Allah mengajarkan manusia apa-apa yang belum diketahuinya. Allah lah
yang menuntun manusia, memberikan inspirasi, ilham dan wahyu.
Tubuhnya patuh mengikuti perintah Tuhannya tidak terkecuali orang
kafir. Sunnah-sunnah Allah berlaku kepada alam semesta baik yang
mikro maupun yang makro .


Teori mekanika tentang kehidupan gagal menerangkan fakta-fakta
biologi … Kesulitan yang nyata pada saat ini adalah anggapan yang
keliru karena penggunaan bahasa, seperti kita mengatakan bahwa
matahari terbit dan terbenam setiap hari, ... padahal sebenarnya
matahari tidak terbit maupun tenggelam. ... juga kita selama lebih
dari 2000 tahun telah mengatakan bahwa kotoran manusia itu
menjijikkan, ... dan kita telah mengatakan bahwa materi sebagai wujud
mati dan jiwa sebagai sesuatu yang terpisah dan memiliki eksistensi
tersendiri yang abadi. Namun dikatakan bahwa setiap unsur dasar
materi itu kekal … tidak ! sebenarnya tidaklah demikian!  Hal ini
kita ketahui dari sesuatu yang dapat berakhir itu ada. Prinsip
kekekalan meteri dan daya yang lebih tepat disebut sebagai prinsip
kekekalan energi, merupakan fakta terbaik yang tidak bisa dipungkiri
dari pengalaman manusia. dan untuk itu kita pantas menghargai ilmu
pengetahuan. Energi merupakan entitas terakhir yang kita jumpai
dimana saja. kita tidak mampu mendapatkan yang lebih dari itu. Bentuk-
bentuk energi ini ialah, panas, cahaya, daya maknetis listrik, atom
(sebagai energi yang masih tertidur)

Kami telah mencoba memperhatikan bahwa akal sendiri merupakan gerak,
akal dan materi bukan merupakan dua realitas yang terpisah, melainkan
sebagai dua realitas yang sama yang sedikit banyak bergerak. Prinsip
hidup eksis dimana-mana dan segala sesuatu eksis didalamnya. Tidak
ada yang dapat berwujud tanpa prinsip hidup ini.  Didalam diri
manusia ada satu kombinasi gerak, oleh karenanya kami menyebut ini
sebagai materi yang  berakal atau akal yang bermateri sungguh
sepantasnyalah kita menciptakan sebuah istilah yang baru bagi
manifestasi realitas dalam diri benda-benda yang hidup. Benda-benda
itu sebenarnya diam diatas gerak …dan gerak itu diam diatas prinsip
hidup … hidup itu ada pada yang wujud  ... wujud itu ada pada dzat …

Untuk memudahkan uraian diatas, ... anda perhatikan dan buatlah
sebuah perumpamaan ... Ambillah sebuah benda mati (batu, misalnya)
coba anda gerakkan ke kiri dan kekanan … perhatikan dengan seksama
peristiwa itu …batu bergerak kekiri dan kekanan  mengikuti kemauan 
anda, … yaitu kehendak yang menyelimuti batu itu … Kehendak itu
timbul dari wujud anda yang memiliki kuasa, … ketetapan … batu itu
mengikuti perintah anda … tunduk patuh terpaksa maupun sukarela …
batu itu berislam (berserah) terhadap anda dan kenyataan sebenarnya
adalah gerakan anda bukanlah gerakan batu ... karena batu itu
bergantung kepada gerakan yang timbul dari gerakan kemauan anda !!!
Batu itu betul-betul tidak memiliki kuasa sedikitpun, … sehingga jika
anda mengerti akan asal gerakan itu maka anda akan berkata … akulah
yang menggerakkan batu itu … akulah yang memelihara batu itu … akulah
yang kuasa atas batu itu … dan akulah yang meliputi batu itu  ...
ilmu iradat ( kuasa ) … iradat (kemauan) … namun batu bukanlah aku !

Dalam gerakan batu itu terdapat kemauan …kekuasaan …kekuatan … ide
(akal) …dan gerakan diri anda sendiri, sehingga anda menyatakan bahwa
batu bergerak atas kemauan-ku ... kuasa-ku …dan gerakan itu adalah
gerakanku, ... dan gerakan itu lebih tampak dari batu itu sendiri,
karena batu diliputi oleh gerak-ku !! Bagi orang awam melihat
peristiwa gerakan batu itu … ia menganggap yang bergerak adalah
sebuah BATU, ... karena dia tidak melihat bahwa batu itu diam diatas
GERAK. Begitu juga atom, electron, bergerak diatas gerakan yang Maha
kekal ... maha hidup ... maha kuasa ... maha pintar ... maha tahu …
dan mereka ada atas ADA nya DZAT !! Jika anda mengerti akan kejadian
ini ... alangkah indahnya GERAK yang memiliki ide-ide besar ...
rencana-rencana unik … dan ternyata DIA lebih tampak dari pada alam
ini ….

Mudah-mudahan anda memahami ilustrasi diatas, … karena agak sulit
saya menggambarkan dengan bentuk tulisan  ... atas jawaban ini. Maka
tidak heran jika para sufi kesulitan mengungkapkan dengan bentuk
bahasa lugas kecuali hanya berupa syair-syair yang juga sulit
difahami oleh orang awam





Hosted by www.Geocities.ws

1