Dzikrullah

MEMASUKI KEADAAN DZIKIR  (PATRAP KELIMA)
PATRAP PERTAMA
PATRAP KELIMA
PATRAP KEENAM
PATRAP KEDELAPAN
KAYA DAN MISKIN
ALLAH ITU DEKAT
ALLAH SEGALA SESUATU
BADAN MENEGANG
DIMANA ALLAH
ILMU LADUNNI
KEKUATAN LAA ILAH HA ILLALLAH
MASALAH RUH
PENGALAMAN HAMBA ALLAH
DI ZAWIYYAH SEBUAH MASJID
BERGURU KEPADA ALLAH
PALING MERENDAHKAN DIRI
KOSONGKANLAH HATI

 


Telah menyebutkan Abdullah bin Yusr, bahwa
sesungguhnya ada seorang lelaki berkata. wahai
Rasulullah, sesungguhnya syariat iman itu sungguh amat
banyak bagiku, maka kabarkanlah kepadaku dengan
sesuatu yang aku akan menetapinya. Beliau bersabda :
"Senantiasa lisanmu basah dari dzikir (ingat) kepada
Allah Ta’ala."

Keluhan laki-laki yang datang kepada Rasulallah
menjadi pelajaran dan renungan bagi kita , yang
ternyata syariat iman itu amat banyak jumlahnya dan
tidaklah mungkin kita mampu melaksanakan amalan
syariat yang begitu banyak tersebut, kecuali
mendapatkan karunia bimbingan dan tuntunan dari Allah
Swt. Rasulullah telah memberikan solusinya dengan
memerintahkan selalu membasahi lisan kita dengan
menyebut nama Allah.

Dengan cara melatih berdzikir kepada Allah kita akan
mendapatkan ketenangan, kekhusyu’an dan kesabaran yang
berasal dari Nur Ilahy.


KEUTAMAAN BERDZIKIR KEPADA ALLAH

Apabila benar-benar mengerjakan dzikir menurut cara
yang dikehendaki oleh Allah dan Rasul-Nya, sedikitnya
ada dua puluh keutamaan yang akan dikarunikan kepada
yang melakukannya, yaitu :

1. mewujudkan tanda baik sangka kepada Allah dengan
amal shaleh ini.
2. menghasilkan rahmat dan inayat Allah
3. memperoleh sebutan yang baik dari Allah dihadapan
hamba-hamba yang pilihan
4. membimbing hati dengan mengingat dan menyebut Allah
5. melepas diri dari azab
6. memelihara diri dari was-was syaitan khannas dan
membenteng diri dari ma’syiat
7. mendatangkan kebahagiaan dunia dan akhirat.
8. mencapai derajat yang tinggi disisi Allah
9. memberikan sinaran kepada hati dan menghilangkan
kekeruhan jiwa
10. menghasilkan tegaknya suatu rangka dari iman dan
islam
11. menghasilkan kemulliaan dan kehormatan pada hari
kiamat
12. melepaskan diri dari rasa sesal
13. memperoleh penjagaan dari para malikat.
14. menyebabkan Allah bertanya tentang keadaan
orang-orang yang berdzikir itu.
15. menyebabkan berbahagianya orang-orang yang duduk
beserta orang-orang yang berdzikir, walupun orang yang
turut duduk itu tidak berbahagia .
16. menyebabkan dipandang ahlul ihsan, dipandang
orang-orang yang berbahagia dan pengumpul kebajikan.
17. menghasilkan ampunan dan keridhaan Allah
18. menyebabkan terlepas dari suatu pintu fasik dan
durhaka. Karena orang yang tidak menyebut Allah (tidak
berdzikir) dihukum sebagai orang fasik.
19. merupakan ukuran untuk mengetahui derajat yang
diperoleh di sisi Allah.
20. menyebabkan para Nabi dan orang-orang mujahidin
(syuhada) menyukai dan mengasihi.
(Al Fathul Jadied : syarah At Targhieb Wat Tarhieb)

Dengan sebagian manfaat yang tercantum diatas,
layaklah jika dzikrullah didudukkan sebagai pintu
pembuka jalan kebajikan dan jalan makrifatullah.
Keutamaan-keutamaan tersebut bukan sekedar catatan
yang menarik bagi kaum muslimin, akan tetapi hal
tersebut bisa kita peroleh dan dirasakan dengan
sebenar-benarnya, apabila kita serius dan
sungguh-sungguh didalam melaksanakan amalan-amalan
dzikir kpada Allah.

DALIL-DALIL YANG MENGANJURKAN DZIKRULLAH SERTA ANCAMAN
BAGI YANG MENINGGALKANNYA.

1. Surat Ali”Imran (190-191)
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan
silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda
dari orang yang berakal. (3-190) (yaitu) orang-orang
yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau
dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang
penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan
kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia,
Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksaan
neraka.

2. Surat An Nisaa’ (103)
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu),
ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan
diwaktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa
aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa).
Sesungguh-nya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan
waktunya atas orang-orang yang beriman.

3. Surat Al Anfaal (45)
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi
pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan
sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu
beruntung.

4. Al Munaafiquun (ayat 9)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu
dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.
Barang siapa berbuat demikian maka mereka itulah
orang-orang yang rugi.

5. Al Mujaadilah (ayat 19)
Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka
lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan.
Ketahuilah, bahwa golongan syetan itulah golongan yang
merugi.

6. Az zukhruf :36
Barang siapa yang berpaling dari ingat kepada yang
maha pemurah, kami adakan baginya syaitan (yang
menyesatkan) maka syetan itulah yang menjadi teman
yang selalu menyertainya.

7. An nisa 142
Sesungguhnya orang–orang munafik itu menipu Allah dan
Allah akan membalas tipuan mereka . Dan apabila mereka
berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan
malas,...mereka bermaksud riya’( dengan shalat)
dihadapan manusia,…tidaklah  mereka menyebut Allah
kecuali hanya sedikit sekali.

8. Al baqarah  152
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat
(pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan
janganlah kamu mengingkari (nikmatku)

9. Al baqarah 200
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka
berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu
menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu,
atau bahkan lebih banyak dari itu.

10. Al Ahzab 35
Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama)
Allah , Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan
dan pahala yang benar.

11. Al Ahzab 41
Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan
menyebut nama) Allah , dzikir sebanyak-banyak nya.

12. An Nur 37
Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan
tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah , dan
(dari) membayar zakat . mereka takut kepada suatu hari
yang ( dihari itu) hati dan penglihatann menjadi
goncang .

13. Al A’Raaf 205
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu didalam hatimu dengan
merendahkan diri dan rasa takut dan tidak mengeraskan
suaramu, diwaktu pagi dan petang, dan janganlah kamu
termasuk orang-orang yang lalai (tidak berdzikir)

14. Ar Ra’d :28
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka
menjadi tenteram dengan mengingat Allah, ingatlah,
hanya dengan mengingat Allalh hati menjadi tentaram.

15. Al  Jumu’ah :9
Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk
sembahyang pada hari jum’at, maka segeralah kamu
kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli,
yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu
mengetahui
Hosted by www.Geocities.ws

1