Dzikrullah

ALLAH ITU DEKAT
PATRAP PERTAMA
PATRAP KELIMA
PATRAP KEENAM
PATRAP KEDELAPAN
KAYA DAN MISKIN
ALLAH ITU DEKAT
ALLAH SEGALA SESUATU
BADAN MENEGANG
DIMANA ALLAH
ILMU LADUNNI
KEKUATAN LAA ILAH HA ILLALLAH
MASALAH RUH
PENGALAMAN HAMBA ALLAH
DI ZAWIYYAH SEBUAH MASJID
BERGURU KEPADA ALLAH
PALING MERENDAHKAN DIRI
KOSONGKANLAH HATI

 



Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang "Aku"
maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan
permohonan orang yang berdo'a apabila berdo'a kepada-Ku, maka
hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah
mereka itu beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam
kebenaran ( Al baqarah: 186)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa
yang dibisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat dari pada urat
lehernya (Al Qaaf:16)

Pada ayat yang pertama, Allah menyatakan dirinya " dekat",
sedangkan 
pada ayat kedua terdapat isim tafdhil ... untuk menjelaskan lebih
dari itu ... yaitu "lebih dekat", artinya Tuhan
"berada" setelah anda
mengetahui hakikat diri, siapa diri ini sebenarnya, yang mana diri
ini … dst. Bagaimana kita akan tahu tempat Allah, sedangkan diri
kita
saja belum faham … man `arafa nafsahu faqad `arafa
rabbahu … barang
siapa tahu akan dirinya maka pasti akan tahu Tuhannya". Kalimat
"Aqrabu min hablil warid" … memberikan pengertian bahwa
Allah ada
diatas hakikat diri manusia bukan didalam hati manusia, juga bukan
didalam jiwa manusia. Dia ada didalam dan diluar sekaligus … Dia
meliputi segala sesuatu (Al Fushilat: 54)

Jadi untuk memandang Allah atau menyebut namanya jangan keliru
melihat kepada bathin manusia yang seolah-olah Allah bersemayam
didalam rongga dada manusia  … Akan tetapi lebih dari itu….

Pertanyaan anda mengenai wanahnu aqrabu ilaihi min hablil warid,
sebenarnya sudah saya bahas dengan gamblang dan luas ... dilihat dari
segi bahasa maupun filsafatnya, saya akan kesulitan membahas ini jika
hanya sepotong-sepotong, atau dengan kalimat yang sangat singkat

saya takut menjadi fitnah ... jika anda serius tolong anda ulangi 
lagi membaca artikel yang telah saya posting di forum dzikrullah pada
bab Membuka Hijab, disana dijelaskan secara terbuka dan tidak ada
yang dirahasiakan, … disitu dibahas masalah pertanyaan, dimana
Allah ? seperti apa dzat Allah itu ? bagaimana kita melihat Allah ?
…dst

Kalau masih ada kesulitan berkaitan dengan itu semua, Insya Allah
saya bersedia menjelaskan kembali ….

Mengenai thariqah … sah-sah saja, asal tidak menyimpang dari
ketentuan Alqur'an dan Al hadist, saya setuju … Yang saya
tidak
setuju, jika mengatakan yang tidak ikut thariqat tertentu tidak
diterima Allah amalnya, karena persoalan sanad (silsilah) ..
Bagaimana jika kita bersandar kepada sumber  Alqur'an yang
dijamin
kebenarannya ?

Mengenai mursyid, ... selama anda tidak menganggap beliau sebagai
penghubung roh anda atau wasilah menuju Allah,  … boleh saja.
Jadikanlah beliau sebagai panutan ... bukan kultus, … sebab
bisa-bisa
menjadi syirk, jika harus membayangkan sang guru (mursyid) saat
hendak berdziklir kepada Allah.  Hilangkan, atau nafikan siapa saja
selain Allah … Laa ilaha illallah Muhammadar Rasulullah …
Rasulullah
hanya sebagai abdi Tuhan, dan sebagai pemberi peringatan, … dan
Rasulullah tidak mampu membuka hidayah pamannya sendiri.  Nabi Nuh
tidak mampu memberi hidayah kepada anaknya yang kafir … dan
innaka
latahdi man ahbabta … sesungguhnya kamu tidak akan bisa
memberikan
hidayah kepada orang yang kamu cintai sekalipun (Al Qashas: 56),…
yang kita bisa hanyalah mendo'akan, bukan membuka jalan menuju
Allah
...

Ihdinash shiraathal mustaqiem … tunjukkan Kami jalan yang lurus

mintalah petunjuk atau hidayah langsung kepada Allah, … seperti
hendak shalat, … shalat merupakan thariqah yang sempurna, maka
lakukanlah shalat dengan sungguh-sungguh maka anda akan menemui Tuhan
dengan selamat … tidak ada keraguan atas thariqah yang satu ini,
...
dan diterima diseluruh kalangan aliran Islam … akan tetapi shalat
tidak akan mendapat manfaat apa-apa, jika didalam melakukannya tidak
mengerti ilmunya  ... bukan asal shalat …

Saya justru ingin melestarikan thariqah shalat, karena shalat itu
mi'rajnya orang mukmin …dan merupakan ajang mujahadah secara
langsung
tanpa melalui  perantara siapa saja … kita berhubungan dengan
Allah
sendiri-sendiri walaupun kita shalat berjamaah, … inna shalati
wanusuki wamah ya ya wa mamati lillahirabbil `alamin …

Saya setuju dengan ilmu tasawuf, … karena tasawuf merupakan jalan
rohani yang penting di amalkan … dan tasawuf bukan ajaran baru,
akan
tetapi tasawuf merupakan kumpulan amalan-amalan sunnah yang ditekuni
sampai menghasilkan mukasyafah atau tersingkapnya firman-firman 
Allah Swt.

Dengan demikian, kalau anda shalat, berarti thariqat kita sama …
mursyidnya adalah Allah,  ... karena Dia-lah yang menunjukkan jalan
rohani (Ar Rasyid … ihdinash shiratal mustaqiem …
shirathalladzina
an'amta `alaihim ghairil maghdhubi `alaihi waladhdholin

Saya tidak bermaksud mengatakan thariqah-thariqah itu salah, …
akan
tetapi saya hanya ingin lebih memperhatikan shalat, karena shalat
merupakan jalan yang terbaik dan mudah ketimbang jalan yang lainnya
…. Hanya saja kita kurang serius dan menyadari, bahwa kita
sebenarnya
sedang bertemu dengan Allah dalam shalat …." Jadikanlah sabar
dan
shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh
berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu' yaitu orang-orang
yang
meyakini, bahwa mereka menemui Tuhannya, dan bahwa mereka  kembali
kepada-Nya ( Al baqarah :45-46)

Begitulah pendapat saya mengenai thariqah, sekali lagi saya sangat
setuju dengan thariqah yang mu'tabarah sesuai dengan sunnah nabi


Hosted by www.Geocities.ws

1