Silahkan pilih warna yang kamu suka  !!

Home  -  About me  - Artikel  - Fatwa bijak  -  Album kenangan  -  Ramalan  - Lagu  -  Flash - Back

Mari belajar berbagi, untuk meningkatkan wacana, bersama saya:  "dadi resmawan"

 Daftar Link

 

 
 Ke Halaman homepage

 Artikel 1

 

 10 Tips sehat

 

 Kunci Berhenti merokok

 

 Berpikir Kreatif

 

Cara Bijak Hadapi Resiko

 

 Kiat Tidur Sehat & nikmat

 

 Ceria jalani hidup

 

 Menangis & tertawa sama sehatnya

 

 Selamat tinggal bete !

 

 7Habits-(Franklin covey)

Artikel 2

 

ingat 5 Hal

 

 Pepatah Orang Bijak

 

 Tips bahagia

 

 Kiat sukses

 

 Menjaga stamina

 

 Hidup harus bertujuan

 

 Artikel 7

 

 Artikel 8

 

 Artikel 9

 

 Artikel 10

 

 Artikel 11

 

 Artikel 12

 

 Artikel 13

 

 Logaritma Biner

 

 Artikel 1

 

 Artikel 2

 

 Artikel 3

 

 Artikel 4

 

 Artikel 5

 

 Artikel 6

 

 Artikel 7

 

 Artikel 8

 

 Artikel 9

 

 Artikel 10

 

 Artikel 11

 

 Artikel 12

 

 Artikel 13

 

 Logaritma Biner

 

 

*Cara Bijak Hadapi Resiko*

Cara Bijak Hadapi Risiko

Di era globalisasi, setiap saat kita dapat mengalami perubahan dan ketidakpastian. Siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, kita dihadapkan pada risiko. Jangan takut dulu. Untuk menghadapinya, barangkali Anda bisa mempertimbangkan petunjuk di bawah ini:

Kenalilah untung-ruginya. Sejak awal buatlah tujuan yang jelas, sebagai patokan untuk mengukur apakah Anda berhasil atau gagal, untung atau rugi. Sebaiknya Anda juga mempersiapkan diri untuk menghadapi kegagalan, agar tidak terkejut atau shock.

Bertindaklah tegas. Pada saat memutuskan bahwa risiko memang bisa dihadapi dan waktunya tepat, sebaiknya Anda segera bertindak. Selidiki kapan Anda tidak boleh bertindak dan kapan Anda perlu bertindak tanpa ragu-ragu. Pikirkan kompromi apa yang harus diambil demi keselamatan dan keuntungan. Buatlah komitmen terhadap risiko yang akan Anda hadapi, sebelum bertindak. 

Bertanyalah. Jangan abaikan adanya masalah. Usahakan memahami sebanyak mungkin permasalahan yang ada, sehingga Anda berada dalan posisi lebih baik untuk menentukan hasilnya. Jadi, jangan takut mengajukan pertanyaan, agar Anda dapat terhindar dari risiko yang tidak perlu. Ingatlah pepatah, “Malu bertanya sesat di jalan.” 

Bersikap realistis. Ketakutan sebenarnya pembimbing menuju keselamatan. Jika rasa takut itu terus ada, artinya Anda masih dalam bahaya. Risiko mengalami kegagalan masih terlalu besar. Kalau Anda benar-benar terpojok, selamatkan diri Anda! Pertimbangkan usaha terbaik yang bisa dilakukan, tetapi jangan melakukan tindakan yang tak dapat dikendalikan. Jangan berharap akan berhasil 100%, agar tidak kecewa kalau tidak tercapai dan rasa percaya diri Anda tidak berkurang. 

Jangan mengambil tindakan ketika emosi. Perasaan takut, marah, tersinggung, iri hati, dan sebagainya harus diselesaikan menurut situasinya masing-masing, bukan melalui tindakan berisiko. Emosi memperbesar kemungkinan risiko yang akan dihadapi. 

Berusaha memperbaiki kesalahan. Risiko besar pun masih dapat dikendalikan dengan tindakan perbaikan atas kesalahan yang telanjur terjadi. Akan tetapi, bila kerugiannya bisa menghancurkan, sementara tidak ada jalan keluar lain, sebaiknya akhiri saja situasi buruk itu. 

Berani dan teguh. Menghadapi risiko memang memerlukan keberanian dan kepercayaan diri yang besar. Adalah manusiawi kalau Anda merasa takut; itu bukan karena Anda lemah. Orang-orang yang berani adalah mereka yang bertindak, walaupun diliputi ketakutan. Ibarat Anda berdiri di tepi jurang yang dalam, jangan melihat ke bawah, tetapi pandanglah ke hadapan Anda, bagaimana agar bisa sampai di seberang sana. Keraguan tidak mengarah pada keberhasilan, kecuali terjadi sesuatu di luar perhitungan. Jangan menambah risiko yang tidak perlu. Jangan main coba-coba sekadar untuk menjajal kemampuan diri. Banyak risiko yang berbeda-beda akibatnya. Mengambil lebih dari satu risiko pada saat yang sama akan menambah peluang kegagalan dan, tentu saja, kecemasan. 

Buatlah rencana dan jadwal. Segala sesuatu mesti ada tindakan dan skala prioritas. Buatlah rencana yang baik disertai jadwalnya. Jadwal yang akurat akan menjadi kekuatan persuasif yang kuat, karena memberi arah dan memperkuat keyakinan bahwa rencana Anda berjalan, sehingga membantu mengurangi kerugian. Buatlah daftar atau tabel. Buatlah daftar apa saja yang bisa berjalan salah dan penyebabnya. Lalu buatlah daftar dari apa saja yang berjalan dengan benar juga berikut penyebabnya. Daftar tersebut akan memudahkan Anda menganalisis mana yang tetap menguntungkan dan mana yang selalu merugikan. Bisa saja suatu keuntungan berbalik malah merugikan. Sebaliknya, bisa saja suatu kerugian dimanfaatkan sehingga mendatangkan keuntungan. 

Jangan buang-buang waktu. Hingga krisis lewat, pusatkan perhatian pada risiko yang sedang dihadapi. Sebab seluruh waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk konsentrasi penuh agar tercapai hasil akhir yang menguntungkan.*
 (intisari)

*(ditulis oleh dadi Resmawan, dari berbagai sumber)

Home  -  About me  - Artikel  - Fatwa bijak  -  Album kenangan  -  Ramalan  - Lagu  -  Flash - Back

Apa yang kita lakukan, semuanya berpaling pada paradigma, pengetahuan, pengalaman, dan referensi

Hosted by www.Geocities.ws