sohib, tahukah kau bahwa;
cinta yang dibasuh oleh air mata akan tetap murni dan indah senantiasa...
tahukah engkau bahwa,
cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta itu membangkitakan semangat!!
yang hukum-hukum kemanusiaan dan gejala-gejala alampun tidak bisa mengubah perjalannya!!
jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun!
cinta adalah anak kecocokan jiwa dan jika itu tidak pernah ada, maka cinta tak akan pernah
tercipta dalam hitungan tahun, bahkan milenia.
ibarat bunga-bunga padang adalah anak kasih sang mentari dan cinta kasih semesta alam,
sedang anak-anak manusia adalah bunga-bunga cinta kasih dan kasih sayang.
maka..bila Tuhan telah menciptakan pada kalian jiwa bersayap untuk terbang mengarungi
cakrawala cita dan kebebasan, karenanya betapa sedihnya bila kau memotong sayap itu dengan
tanganmu sendiri dan menyiksa jiwamu seperti kutu yang merayap diatas bumi.
sohibku, dia adalah segalanya. penghiburnmu dalam kesedihan. tumpuan harap kita dalam
penderitaaan. dan daya kekuatan kita dalam kelemahan. dialah sumber cinta kasih. belas
kasihan. kecendrungan hati, dan ampunan.
barang siapa kehilangannya, hilanglah jiwa murni yang memberkati dan menyayanginya siang
dan malam.
sohibku, memang, hakikat sifat kita adalah diam! adapun berbicara hanya sekadar keperluan.
karenanya, kesendirian memiliki tangan-tangan sutra yang lembut namun dengan jari-jarinya
yang perkasa ia meremas jantung dan membuatnya menderita karena duka.
kesendirian adalah himpunan duka cita; kesendirian juga sekumpulan puji-pujian yang
membungbung tinggi.
sebab, jiwa yang penuh duka menemukan ketentraman dalam kesendirian.
ia mengutuk orang-orang seperti seekor rusa terluka meninggalkan kawannya dan tinggal
dalam gua hingga ia sembuh atau mati!!
tetapi, ingatlah selalu, bahwa, yang penting bagimu bukanlah hasil yang kaudapatkan,
tetapi apa yang kau inginkan.
[buat mereka para penyendiri]
.