RUBRIK SERBA SERBI EDISI 4 Th.3 2000 - �
PPJD
Pada tanggal 07-09 November 2000, Diadakan Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Dasar yang
diselenggarakan oleh LPM JUMPA. .Delegasi yang dikirimkan cukup banyak, hampir semua
angkatan baru BPPM FISIP-UNPAS menjadi delegasi. Acara tersebut diselenggarakan se-Bandung
Raya. Banyak sekali manfaat dalam mengikuti acara tersebut apalagi sebagai pemula dalam
atmosfir jurnalistik kita dapat mengambil berbagai pengalaman dalam proses dasar mengenal
dunia jurnalistik. Acara ini dilaksanakan di aula Universitas Pasundan Tamansari, pada
acara ini semua pesertanya kebanyakan dari kalangan pers mahasiswa, dan tentu saja,
sebagian besar dari acara ini membicarakan tentang dunia pers di kalangan mahasiswa.
Selama tiga hari acara ini berjalan, para peserta dituntut untuk lebih berinisiatif dalam
hal mengeksplorasi suatu materi pemberitaan, artinya, setiap materi yang dikemas dalam
acara ini lebih ke sistem diskusi, jadi tentu saja orang yang memberi materi hanya
memberikan pengantar dan selanjutnya menjelaskan suatu masalah yang dilontarkan oleh
peserta. (Dimas)
MUBES (Musyawarah Besar)
Musyawarah Besar (MUBES) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang
diselenggarakan oleh Badan Perwakilan Mahasiswa pada tanggal 13-14 November 2000 merupakan
suatu musyawarah yang diharapkan mampu menampung semua aspirasi mahasiswa Fisip Unpas
secara keseluruhan.
Dalam acara ini para mahasiswa bersama-sama mencoba untuk merenovasi organisasinya, antara
lain, merancang PO (peraturan organisasi), merancang AD/ART (anggaran dasar dan rumah
tangga), meminta pertanggung jawaban dari badan legislatif dan eksekutif, sampai pemilihan
umum para ketua.
��� Perbedaan pendapat yang digulirkan merupakan wacana demokratis yang
ditawarkan dalam MUBES tahun ini. Ketika seseorang dibebaskan untuk berfikir maka secara
otomatis akan adanya berlainannya pendapat. Oleh karena itu, karena dalam acara ini
mahasiswa dibebaskan untuk berfikir dan mengeluarkan pendapat maka dalam MUBES ini, sering
kali terlihat para mahasiswa berlainan pendapat, mereka sering kali beradu argumen untuk
mempertahankan keyakinannya. Walaupun dalam mempertahankan argumen seringkali menimbulkan
sebuah masalah.
��� Ketika pemilu dilaksanakan, telah terjadi sebuah masalah. Ketika
sekelompok mahasiswa yang menamakan diri POKJA (Kelompok Kerja) melakukan aksi boikot
hasil pemilihan umum yang mereka (POKJA, Red) anggap tidak representatif dan tidak
demokratis. Hingga buletin ini diterbitkan persoalan diantara beberapa pihak yang
berkonflik masih terus berlanjut. (Dimas)
GEBYAR SENI DAN BUDAYA SUNDA
Dalam rangka menghadapi otonomi daerah, kelompok seni mahasiswa lengkong
besar ARCAdiea-gama UNPAS mengadakan acara Gebyar Seni dan Budaya Sunda, yang dilaksanakan
pada tanggal 25-26 November 2000. Acara ini terselenggara karena kepedulian mahasiswa
kelompok seni ARCAdiea-gama terhadap kesenian dan budaya sunda yang kini nyaris hilang di
tengah maraknya budaya massa. Acara ini menampilkan berbagai macam bentuk kesenian budaya
sunda, antara lain tari jaipong, wayang golek yang dimainkan dalang Asep Sunandar semalam
suntuk dan teater. Selain itu juga ditampilkan musik kontemporer. (Dimas). |