hodja.gif (6954 bytes) title.gif (7239 bytes)
PERIUK BERANAK

Nasrudin meminjam periuk kepada tetangganya. Seminggu kemudian, ia

mengembalikannya dengan menyertakan juga periuk kecil di sampingnya.

Tetangganya heran dan bertanya mengenai periuk kecil itu.

"Periukmu sedang hamil waktu kupinjam. Dua hari kemudian ia melahirkan

bayinya dengan selamat."

Tetangganya itu menerimanya dengan senang. Nasrudin pun pulang.

Beberapa hari kemudian, Nasrudin meminjam kembali periuk itu. Namun kali

ini ia pura-pura lupa mengembalikannya. Sang tetangga mulai gusar, dan ia

pun datang ke rumah Nasrudin,

Sambil terisak-isak, Nasrudin menyambut tamunya, "Oh, sungguh sebuah

malapetaka. Takdir telah menentukan bahwa periukmu meninggal di rumahku.

Dan sekarang telah kumakamkan."

Sang tetangga menjadi marah, "Ayo kembalikan periukku. Jangan belagak

bodoh. Mana ada periuk bisa meninggal dunia!"

"Tapi periuk yang bisa beranak, tentu bisa pula meninggal dunia," kata

Nasrudin, sambil menghentikan isaknya.

Hosted by www.Geocities.ws

1