hodja.gif (6954 bytes) title.gif (7239 bytes)
MISKIN DAN SEPI

Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung

terkenal sebagai orang kaya, dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun

karena ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu

per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.

Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Nasrudin.

Bahkan pada masa itu pun, kaum wali sudah sering [hanya] dijadikan

perantara untuk memohon berkah.

"Uang saya sudah habis, dan kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang

harus saya lakukan?" keluh pemuda itu.

"Jangan khawatir," jawab Nasrudin, "Segalanya akan normal kembali. Tunggu

saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia."

Pemuda itu gembira bukan main. "Jadi saya akan segera kembali kaya?"

"Bukan begitu maksudku. Kalu salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang

tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak

mempunyai teman."

Hosted by www.Geocities.ws

1