hodja.gif (6954 bytes) title.gif (7239 bytes)
KEADILAN DAN KELALIMAN

Tak lama setelah menduduki kawasan Anatolia, Timur Lenk mengundangi para

ulama di kawasan itu. Setiap ulama beroleh pertanyaan yang sama:

"Jawablah: apakah aku adil ataukah lalim. Kalau menurutmu aku adil, maka

dengan keadilanku engkau akan kugantung. Sedang kalau menurutmu aku lalim,

maka dengan kelalimanku engkau akan kupenggal."

Beberapa ulama telah jatuh menjadi korban kejahatan Timur Lenk ini. Dan

akhirnya, tibalah waktunya Nasrudin diundang. Ini adalah perjumpaan resmi

Nasrudin yang pertama dengan Timur Lenk. Timur Lenk kembali bertanya

dengan angkuh :

"Jawablah: apakah aku adil ataukah lalim. Kalau menurutmu aku adil, maka

dengan keadilanku engkau akan kugantung. Sedang kalau menurutmu aku lalim,

maka dengan kelalimanku engkau akan kupenggal."

Dan dengan menenangkan diri, Nasrudin menjawab :

"Sesungguhnya, kamilah, para penduduk di sini, yang merupakan orang-orang

lalim dan abai. Sedangkan Anda adalah pedang keadilan yang diturunkan

Allah yang Maha Adil kepada kami."

Setelah berpikir sejenak, Timur Lenk mengakui kecerdikan jawaban itu. Maka

untuk sementara para ulama terbebas dari kejahatan Timur Lenk lebih

lanjut.

.

Hosted by www.Geocities.ws

1