|
Jauh-jauh hari sebelum
terjadinya turun salju di Arab Saudi dewasa ini sebagaimana diberitakan di
atas, para ilmuan dari King Abdul Aziz University (Arab Saudi) bekerja
sama dengan para ilmuan barat dan manca negara telah melakukan penelitian
ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan
Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai Hadist Rasulallah SAW di atas.
Kajian ini antara lain
dilakukan bersama dengan seorang orientalis, Profesor Alfred Kroner,
seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu
Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany. Ketika ditanyakan kepada Prof. Korner oleh para Ilmuan King Abdul Aziz
sebagaimana diterangkan dalam Islam dan Sains hal. 25-26 :
* Bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa mengetahui bahwa dahulu kala jazirah/dataran
Arab merupakan padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh
sungai-sungai yang mengalir?….. Karena Prof Korner tidak beriman kepada
Al-Quran dan Al-Hadist, ia menjawab dengan tuduhan bahwa bisa saja Nabi
Muhammad SAW mengetahui hal tersebut dari kitab-kitab lama seperti
Jabur,Tauret dan Injil yang sering menceritakan bahwa dulu di dataran Arab
merupakan padang rumput yang subur dengan banyaknya cerita tentang para
pengembala ternak, cerita-cerita tentang kebun anggur dan cerita-cerita
tentang pemilik perkebunan yang subur yang
sering diceritakan dalam kitab-kitab tersebut. Atau bisa jadi Nabi
Muhammad SAW menconteknya dari ilmuan-ilmuan dari Roma pada saat itu.
* Menanggapi tuduhan Prof.
Korner tersebut, Ilmuan King Abdul Aziz, menjawab OK, anda bisa saja
menuduh seperti itu, tapi apakah keadaan dataran Arab yang subur dahulu
kala itu bisa dibuktikan secara ilmiah pada masa Nabi Muhammad SAW hidup
1400 tahun yang lalu?…. Prof. Korner menjawab pada masa itu belum dapat
dibuktikan, karena sains dan teknologinya tidak memungkinkan.

* Apakah hal itu benar-benar
terjadi dan dapat dibuktikan secara ilmiah dengan teknologi canggih dewasa
ini?… Prof. Korner menjawab ya!.. dahulu dataran Arab dipenuhi dengan
kebun-kebun yang subur dan sunga-sungai yang mengalir, dan secara ilmiah
keadaan tersebut dapat dibuktikan. Prof Korner menjelaskan bahwa dahulu
selama Era Salju (Snow Age), kemudian Kutub Utara icebergs perlahan-lahan
bergerak ke arah selatan sehingga relatif berdekatan dengan Semenanjung
Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu
daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini merupakan fakta sains
yang tidak bisa dibantah.
* Pertanyaan selanjutnya,
bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui juga bahwa sekali lagi
dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan
sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari kiamat, padahal pada masa itu
1400 tahun yang lalu teknologinya belum memungkinkan untuk mengetahui hal
tersebut dan informasi tersebut satupun tidak diterangkan baik dalam
kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian ilmuan-ilmuan Roma?……. Prof.
Korner menjawab dengn malu-malu, bahwa Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui
informasi itu pasti dari sesuatu yang mengetahui betul mengenai alam ini (cuma
Prof. Korner mengelak untuk mengatakan secara terus terang bahwa
sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT yang paling tahu
tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah
menciptakan dan mengaturnya).
* Dan apakah informasi yang
dikabarkan Nabi Muhammad SAW 1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab
itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai
benar-benar akan terjadi?….. Prof Korner menjawab dengan tegas ya!… karena
sebenarnya proses itu sekarang sedang terjadi. Era Salju Baru (New Snow
Age) sebenarnya telah dimulai, sekali lagi sekarang salju di kutub Utara
sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah selatan mendekati
Semenanjung Arab. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta dan sains, dimana
tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang menghujani
bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim salju tiba.Dan sekarang
terbukti bahwa salju telah beberapa kali turun di dataran Arab sebagaimana
diberitakan TV Arab Saudi dan RCTI di atas.

Kejadian di atas merupakan
salah satu bukti yang telah dijanjikan Allah SWT bahwa firman-Nya yang
disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW dalam Al-Quran dan Al-Hadist adalah
benar datang dari Tuhan pencipta alam semesta ini, yaitu Allah SWT.
Sebagaiman firman Allah SWT : “Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan
bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran)
berita Al-Quran setelah beberapa waktu lagi” (QS. Shad :87-88)
Wahai umat manusia di dunia,
apalagi yang yang menghalagi kita untuk beriman bahwa: “Tiada Tuhan
selaian Allah, dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah”……. padahal
kebenarannya telah terbukti?…….. dan hari kiamat telah di depan mata???……
Masih banyak lagi kebenaran
tentang fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist yang
dikabarkan 1400 tahun yang lalu yang baru terbukti secara ilmiah melalui
penelitian sains dan teknologi canggih selama bertahuan-tahun sampai
sekarang ini. Seperti kejadian manusia yang diterangkan secara rinci dalam
Al-Quran yang baru terbukti secara ilmiah oleh ilmu kedokteran yang
canggih dewasa ini, keterangan tentang tata surya kejadian gunung-gunung,
kejadian laut dan keberadaan mata air tawar di dasar laut asin yang dalam,
keterangan tentang saraf manusia, dan masih
banyak lagi.
Al-Quran merupakan mu’jizat
terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dibandingkan
dengan mu’jizat-mu’jizat lain yang diberikan Allah kepada para nabi Allah
SWT yang lain. Mu’jizat merupakan salah satu bukti yang diberikan Allah
untuk menunjukkan kepada umat manusia bahwa seseorang yang diutus itu
benar-benar merupakan nabi dan untusan Allah SWT.
Mu’jizat diberikan Allah SWT
disesuaikan dengan tarap berfikir masyarakat pada masa seorang nabi diutus
Allah SWT kepada masyarakat terebut. Seperti mu’jizat nabi-nabi beriktu
ini: Dengan kekuasaan Allah SWT Nabi Ibrahim AS tidak mempu dibakar api,
Nabi Musa AS dapat membelah laut merah dengan tongkatnya, Nabi Isa AS
dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan
orang buta dll. Mu’jizat-mu’jizat tersebut dapat dengan mudah dilihat dan
diketahui oleh masyarakat pada masa itu tanpa harus melakukan penelitian
dan pengetahuan yang canggih, karena dapat disaksikan dengan mata
telanjang oleh orang-orang yang menyaksikannya. Tetapi mu’jizat tersebut
hanya bisa disaksikan pada masa itu saja dan tidak dapat dibuktikan
kembali oleh masyarakat masa sekarang, masyarakat sekarang hanya bisa
mengetahui informasi tersebut dari firman-firman Allah SWT dalam
Kitab-kitab-Nya. Karena memang nabi-nabi terdahulu diutus Allah terbatas
hanya untuk masyarakatnya saja yang hidup pada masa itu saja.

Sementara Nabi Muhammad SAW
merupakan nabi terakhir yang diutus Allah SWT untuk semua umat manusia di
dunia sampai akhir zaman, sehingga mu’jizatnya yang terbesar berupa Al-Quran
dapat dibuktikan oleh siapa saja kapan saja dan dimana saja sampai hari
akhir, asalkan manusia mau mempelajari, mengkaji dan menelitinya.
Wallahu a’lam bish shawab.
___________________
source : http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg28967.html
|