Page 12 - al kasyfu wa tabyin
P. 12

11   al kasyfu wa tabyin



               Apakah hanya dengan minum obat saja cukup? Tidak mungkin. Minum obat saja belum

               cukup tanpa dibersamai dengan melakukan hal lain seperti makan makanan yang sehat,
               menjaga pola tidur, minum air putih yang banyak dan lain-lain.


               Mereka melupakan firman Allah, “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan’

               jiwanya, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”. Allah tidak berfirman,

               “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mengetahui cara menyucikan jiwanya, menyia-
               nyiakan ilmunya dan mengajarkannya kepada manusia.


                Mereka juga lupa terhadap ucapan Nabi SAW, “sesungguhnya manusia yang mendapat

               azab  pedih  di  hari  kiamat  nanti  adalah  orang  alim  sedangkan  Allah  tidak  membuat

               ilmunya bermanfaat” (HR. Thabrani dan Baihaqi).


               Mereka ini termasuk orang-orang yang tertipu daya. naudzu billahi min dzalik. Mereka
               terbiasa menyukai dunia, akhirat dan ketenangan, mereka menyangka bahwa ilmunya

               nanti di akhirat tidak berguna jika tidak diamalkan.




               2. Golongan Kedua.


               Orang-orang  yang  menghukumi  sesuatu  dengan  ilmu  dan  amal  serta  meninggalkan
               maksiat tetapi lupa menjaga hatinya sendiri.



               Mereka  tidak  menghindari  sifat-sifat  yang  tercela  seperti  sombong,  pamer,  hasud,
               mencari muka dan kedudukan yang tinggi, mengharap penghormatan dari orang lain dan

               sekutu mereka serta mencari popularitas.


               Itu semua adalah ketertipuan. Penyebabnya adalah kelalaian mereka terhadap sabda

               Nabi SAW:


               - “Pamer merupakan syirik kecil”.
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17