Page 46 - Ekoteologi-Banjar
P. 46

JUDUL PENYULUHAN/CERAMAH            : Menjaga Lingkungan adalah sebagiaan dari Iman
               NAMA                                : Rahmanuddin,S.Sos.I





               Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

               Segala puji bagi Allah SWT yang telah menciptakan alam semesta ini dengan penuh
               keseimbangan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi
               Muhammad SAW.

               Jamaah yang dirahmati Allah,

               Lingkungan hidup bukan sekadar tempat kita tinggal, melainkan amanah besar dari Allah
               SWT. Kita diciptakan sebagai khalifah di muka bumi, yang tugas utamanya adalah menjaga,
               bukan merusak.

               Namun sayangnya, saat ini kita menyaksikan banyak kerusakan alam—mulai dari banjir,
               polusi, hingga pemanasan global. Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an
               Surah Ar-Rum ayat 41:

                           ۟ ُ
                                  َّ
                                                     َ
                        َّ
                                                                      ْ
                                                                             ْ
                                                                 ْ
                َنو   ُعَج ْ رَي ْمُهل َ عَل اولِمَع ىِذلٱ  َ ضْعَب مُهَقيِذُيِل  ِ ساَّنلٱ ىِدْيأ  ْ تَبَسَك ا َ م ِ ب  ِ رْحَبلٱو  ِ  رَبلٱ ىِف ُداَسَفلٱ   َ رهَظ
                                                                                َ
                                                                   َ
               "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia;
               Allah hendak merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar
               mereka kembali (ke jalan yang benar)."
               Ayat ini adalah peringatan keras sekaligus ajakan untuk introspeksi diri. Kerusakan yang
               terjadi seringkali berawal dari sifat tamak dan ketidakpedulian kita terhadap alam.
               Bagaimana cara kita melestarikannya?

               Islam mengajarkan keseimbangan. Allah melarang kita melampaui batas, sebagaimana
               firman-Nya dalam Al-A'raf ayat 56:

                                                            َٰ
                                                                      َ
                                                                            ۟
                     ْ
                َنيِنِسْحُملٱ َنِ م ٌبي ِ رَق    ِ َّ للّٱ َت َ مْح َ ر َّنإ ۚ اًع َ مَطو اًف ْ وَخ ُهوُعْدٱو اه ِ حَلْصإ َدْعَب  ِ ض ْ ر ْ لْٱ ىِف اوُدِسْفُت  َ لَو
                                              َ
                                        ِ
                                                                                   َ
                                                              ِ
                                                        َ َ
               "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya
               dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan
               dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat
               baik."
               Menjaga lingkungan bisa kita mulai dari hal-hal yang sederhana namun berdampak besar:
                   1.  Menjaga kebersihan: Tidak membuang sampah sembarangan.
                   2.  Menanam pohon: Satu pohon yang kita tanam adalah sumber oksigen dan amal
                       jariyah jika memberi manfaat bagi makhluk hidup lain.
                   3.  Hemat air dan energi: Menggunakan sumber daya alam secukupnya tanpa
                       berlebihan.


               Kesimpulan
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51