Page 43 - Ekoteologi-Banjar
P. 43

Kerusakan  yang  dimaksud  sangat  nyata  hari  ini:  hutan  gundul,  sungai  penuh  sampah,

               pemborosan air, pencemaran tanah, dan kerakusan manusia terhadap sumber daya alam.



               Peran Strategis Lembaga Keagamaan
               Hadirin yang dimuliakan Allah,

                       Dalam kondisi seperti ini, lembaga keagamaan memiliki posisi sangat penting. Masjid,

               KUA, majelis taklim, pesantren, madrasah, dan organisasi keagamaan bukan hanya tempat

               ibadah, tetapi pusat pembinaan umat. Jika lembaga keagamaan bergerak, masyarakat akan
               ikut bergerak.

               1. Menanamkan Kesadaran bahwa Menjaga Alam adalah Ibadah: Selama ini ibadah sering

               dipahami hanya shalat, puasa, zakat, dan haji. Padahal menjaga kebersihan, menanam pohon,

               menghemat  air,  dan  melindungi  lingkungan  juga  bagian  dari  ibadah  karena  menjalankan
               amanah Allah.

               2. Menjadikan Masjid Sebagai Contoh Nyata: Masjid harus menjadi teladan: bersih, hijau,

               hemat listrik, hemat air wudhu, memiliki tempat sampah terpilah, dan bebas sampah plastik.

               Jamaah akan mencontoh apa yang dilakukan masjid.
               3. Dakwah yang Menyentuh Persoalan Umat: Ceramah jangan hanya bicara ibadah ritual,

               tetapi  juga  persoalan  nyata  masyarakat:  banjir  akibat  sampah,  kekeringan  karena  hutan

               rusak, penyakit karena lingkungan kotor. Dakwah seperti ini lebih membumi dan solutif.


               Hadirin Rahimakumullah,

               Jika  lembaga  keagamaan  diam,  kerusakan  akan  terus  berjalan.  Tetapi  jika  lembaga

               keagamaan bangkit, maka umat  akan sadar. Karena itu mari jadikan masjid, KUA, majelis

               taklim, dan pesantren sebagai pusat gerakan ekoteologi: pusat iman, ilmu, dan kepedulian
               lingkungan.



               Mulailah dari yang sederhana: bersihkan masjid, hemat air, kurangi plastik, tanam pohon, dan

               edukasi jamaah. Dari langkah kecil inilah perubahan besar akan lahir.


               Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba yang taat, peduli lingkungan, dan mampu menjaga

               amanah bumi ini.
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48