Page 40 - Ekoteologi-Banjar
P. 40
"Dan Dia telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keseimbangan)" (QS. Ar-
Rahman: 7)
Islam mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
5. Hadis tentang Kepedulian Lingkungan
Rasulullah SAW bersabda:
"Jika kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang di antara kalian ada benih
tanaman, maka tanamlah ia." (HR. Ahmad)
Hadis ini menunjukkan pentingnya menjaga dan melestarikan kehidupan, bahkan dalam
kondisi genting.
Prinsip-Prinsip Ekoteologi dalam Islam
1. Amanah (Tanggung Jawab)
Manusia memegang amanah dari Allah untuk menjaga bumi. Merusak lingkungan berarti
mengkhianati amanah tersebut.
2. Keadilan (Adl)
Eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam mencerminkan ketidakadilan, baik
terhadap alam maupun generasi mendatang.
3. Keseimbangan (Tawazun)
Islam menekankan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan.
4. Kesederhanaan (Zuhud dan I’tidal)
Larangan berlebih-lebihan (israf) dalam konsumsi:
"Sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara setan." (QS. Al-Isra: 27)
Implementasi Ekoteologi dalam Kehidupan
1. Pengelolaan Sampah dan Kebersihan
Islam sangat menekankan kebersihan sebagai bagian dari iman.

