Page 37 - Ekoteologi-Banjar
P. 37

JUDUL PENYULUHAN/CERAMAH            : Berwisata
               NAMA                                : M. FAUZI,S.Ag

               Segala Puji Bagi Allah yang telah memberikan semua sesuatu yang tidak pernah kita minta.
               Apa yang kita butuhkan oleh Allah diberi tanpa harus bersusah payah. Shalawat dan salam
               semoga dihaturkan kepada junjungan kita, yaitu nabi Muhammad SAW.

               Berwisata merupakan perintah dari Allah. Hal ini sejlan dengan firman-Nya dalam surat al
               Ankabuut ayat 20


                               ا
                                          ا

                                                           ْ ْ
                                                                       ُ
                                                        ُ
               ۝٢٠       رْيِد   َق ٍءيَش  ِ  لُك ى   لَع    َ ٰ اللّ نِا     َّ    َة َ ر ِ خ   ْ لْا َةَاْشَّنلا ُئِشْنُي    ُ ٰ اللّ َّمث َقلَخلا َاَدَب  َ فْيَك ا ْ و ُ رظْناَف  ِ ض ْ رَ ْ لْا ىِف ا ْ و ُ رْيِس ْلُق
                        ْ
               “Berjalanlah di (muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan
               (semua makhluk). Kemudian, Allah membuat kejadian yang akhir (setelah mati di akhirat
               kelak). Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
               Tafsir Wajiz
               Meski  sudah  sangat  banyak  bukti  kekuasaan  Allah  dan  keniscayaan  hari  akhir  yang
               dikemukakan,  Allah  memerintahkan  Nabi  Muhammad,  “Katakanlah  wahai  Rasul,  kepada
               orang-orang yang mendustakan kebangkitan setelah kematian, ‘Berjalanlah di muka bumi ke
               mana  saja  kaki  berjalan,  maka  perhatikanlah  dengan  segera  bagaimana  Allah  memulai
               penciptaan makhluk yang beraneka ragam, kemudian Allah menjadikan kejadian yang akhir
               dengan membangkitkan manusia setelah mati kelak di akhirat. Sungguh, Allah Mahakuasa
               atas segala sesuatu yang dikehendaki-Nya.

               Tafsir Tahlili


               Bilamana  manusia  masih  belum  juga  memahami  apa  maksud  ayat  di  atas  Allah,
               menganjurkan  supaya  mereka  berjalan  mengunjungi  tempat-tempat  lain  seraya
               memperhatikan  dan  memikirkan  betapa  Allah  kuasa  menciptakan  makhluk-Nya.  Manusia
               juga diperintahkan untuk memperhatikan susunan langit dan bumi, serta jutaan bintang yang
               gemerlapan.  Sebagian  ada  yang  tetap  pada  posisinya,  tetapi  berputar  pada  garis  orbitnya.
               Demikian juga gunung-gunung dan daratan luas yang diciptakan Allah sebagai tempat hidup.
               Beraneka ragam tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, sungai dan lautan yang terbentang luas.
               Semuanya  bila  direnungkan  akan  menyadarkan  seseorang  betapa  Maha  Kuasanya  Allah
               Pencipta  semua  itu.  Maka  patutkah  kita  tidak  percaya  bahwa  untuk  menghidupkan  dan
               mematikan  diri  manusia  yang  lemah  itu  adalah  suatu  hal  yang  sangat  mudah  bagi  Allah?
               Begitu pula untuk membangkitkan kembali dalam menempuh kehidupan kedua (hari akhirat)
                                                                                                   ا
               juga masalah yang tidak sukar bagi Allah. Pada ayat lain Allah menjelaskan lagi:   ىِف اَنِت   اي   ا ْم ِ هْي ِ رُنَس

                                         ا
                                                                                            ا
                                                              ْ
               )تل صف(    ٥٣    دْي ِ هَش  ٍءيَش   ِ  ى   لع    َ    هَّنَا  َك ِ ب َ ر ِ ب  ِفْكَي  ْمَلوَا       قَحلا  ُهَّنَا  ْمُهَل  َنَّيَبَتَي  ى   ٰتَح  ْم ِ هِسُفْنَا    يِفو  قاَف   ْ لْا  Kami  akan
                                     لُك
                                                         َ
                                                                                        ْ َ ِ
                                ْ
               memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada
               diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tidak
               cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Fuṣṣilat/41: 53)
               Begitu juga kita jumpai ayat yang berbunyi:  ٦٢      َن ْ وُكَفْؤُت ى   ٰنَاَف ۖ وُه  َّ لِْا َه ا         َ لْ      لِا    ٍءيَش  ِ  لُك ُقِلاَخ ْمُك ب َ ر    ُ ٰ اللّ  ُ مُكِل ا   ذ
                                                                                     ْ
                                                                          َ
               )رفاغ(  Demikianlah  Allah,  Tuhanmu,  Pencipta  segala  sesuatu,  tidak  ada  tuhan  selain  Dia;
               maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan? (al-Mu’min/40: 62)
               Jamaah yang dirahmati Allah,
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42