Page 33 - Ekoteologi-Banjar
P. 33

JUDUL PENYULUHAN/CERAMAH : “MEWUJUDKAN ECO MASJID SEBAGAI
               RUMAH IBADAH RAMAH LINGKUNGAN”.

                NAMA : HUSNAWATI, S.AG



                Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

               Alhamdulillah,  segala  puji  bagi  Allah  SWT  yang  telah  menciptakan  alam  semesta  dengan

               keseimbangan yang sempurna. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad
               SAW, teladan terbaik dalam menjaga amanah sebagai khalifah di muka bumi.


               Hadirin yang dirahmati Allah,

               Hari  ini  kita  akan  membahas  sebuah  tema  penting  yang  sering  kita  lupakan,  yaitu  teologi
               lingkungan. Dalam Islam, menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, tetapi bagian dari ibadah

               dan tanggung jawab keimanan.

               Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
               Surat: Al-A'raf Ayat 56
                                                                     ً
                                                                                            َ
                                                   َ
                                      َنيِنِس  ْحُمْلا َنِم  ٌ بي ِ رق ِ َّ اللّ َتَمْح َ ر َّنِإ ۚ اًعَمَط َ و اف ْ وَخ ُهوُعْدا َ و اَه ِ ح َ لَْصِإ َدْعَب  ِ ض ْ ر ْ لْا يِف اوُدِسْفُت  َ لَ َ و
               "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya."
               (QS. Al-A’raf: 56)

               Ayat ini menegaskan bahwa bumi telah Allah ciptakan dalam keadaan baik dan seimbang.
               Maka merusak lingkungan berarti melanggar amanah Allah.


               Hadirin yang berbahagia,

               Dalam perspektif teologi, manusia adalah khalifah fil ardh (pemimpin di bumi). Artinya, kita

               bukan pemilik bumi, tetapi pengelola yang harus menjaga kelestariannya. Setiap tindakan kita
               terhadap lingkungan akan dimintai pertanggungjawaban.

               Rasulullah SAW juga memberikan teladan luar biasa. Beliau mengajarkan untuk tidak boros
               air, bahkan ketika berwudhu di sungai yang mengalir. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat

               menjunjung tinggi prinsip efisiensi dan kepedulian lingkungan.
               Lalu bagaimana dengan masjid kita?

               Masjid  bukan  hanya  tempat  ibadah,  tetapi  juga  pusat  peradaban.  Maka  sudah  seharusnya

               masjid menjadi contoh dalam menjaga lingkungan. Di sinilah muncul konsep Eco Masjid, yaitu
               masjid yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38