|
|
|
|
|
|
|
|
HOME SEKEPING HATI BERCERITA
SEKEPING HATI BERCERITA Serangkai Kata Bukan Coklat Valentine Until I Find You Again Midnight Sky Paris In Memory April Mop DAHLIA DI TAMAN JIWA
DAHLIA DI TAMAN JIWA Serangkai Kata Rendezvous Cinta Rindu Kau Menang Gersang Hina Sajak Diam Sajak Galau Melati Pujaan Basah Darah Secercah Rindu Sebatang Mawar Sepenggal Kedamaian Ada Cinta Di Matamu DEBU MUTIARA IMAGE
|
BUKAN COKLAT VALENTINE
Goresan Karya ED Pratiwi "Boleh aku tahu namamu?" Seperti umumnya persahabatan ini bermula dari satu kalimat pembuka itu. Lalu berlanjut kepada kata-kata cinta yang sudah terlalu pasaran diucapkan orang. "Sebenaranya sejak pertama bertemu denganmu aku sudah jatuh cinta. Apa kau mau jadi pacarku?" Saat itu aku bimbang. Aku tak tahu harus menjawab apa. Dalam pandanganku Ren seorang cowok baik-baik, punya tampang lumayan dan orang kaya. Ada kelebihan yang aku sukai padanya, ia seorang pecinta alam seperti aku. Akhirnya aku putuskan menerima Ren sebagai pacarku. Tapi entah mengapa Ren memintaku merahasiakan hubungan kami di sekolah. Aneh memang. Ren sepertinya sungguh-sungguh tidak ingin orang lain tahu tentang kami. Sekalipun demikian, aku tetap mencintai Ren. Dia sangat sayang padaku, begitu perhatian. Ren selalu ingat hari ulang tahunku, tahu bagaimana membuatku bahagia, dan selalu ada di saat aku memerlukannya. Tapi sepertinya kebahagiaanku tidak seabadi yang kuharapkan. Tiba-tiba saja Ren berubah sikap. Perhatiannya padaku mulai memudar. Ketika kutanya kenapa dia berubah, Ren selalu menjawab dengan jawaban yang tak pasti. Aku mencoba untuk berpikir positif. Mungkin ada satu kesalahanku yang membuat Ren marah. Aku paham sifatnya, dia tak pernah berterus terang kalau dia marah.
|
|
Sekilas Tentang Penulis |
Dahlia Di Taman Jiwa Sekeping Hati Bercerita | Debu Mutiara | Image | Guest Book Owner : ED Pratiwi , Semua karya yang dicantumkan dalam situs ini adalah milik pribadi penulis. Dilarang memperbanyak atau menjiplak sebagian atau seluruh karya tanpa seijin penulis. |