EDISI>>01-02-03-04-05-06-07-08-09-10-11-12-13-14-15-16-17-18-19-20-21-22-23-24-25-26-27-28-29- 30-31>>

::LIPUTAN::

::BACAAN PALING EKSOTIS::

::ARTIKEL::

MODUS #13

=> Isu Exo
=> Close Up
=> Intim
=> Gaya
=> Curhat
=> Potret
=> Jelajah
=> Bollystar
=> Exobolly
=> Terawang
=> Modus
=> Blitz
=> Gemar
=> Rona
Aturan
Langganan
Pesan CD
Pesan Bundel
Crew Redaksi
Saran Anda
Tarif Iklan

‘Digenjot’ di dapur hingga melahirkan

ABG ‘DITUNGGANGI’ DUA TETANGGA

 

Oleh : Kunardi

 

Slamet dan Darso tidak menyangka ulah mereka akan terbongkar. Setelah sekian lama secara bergantian menyetubuhi Yani (nama samaran), gadis muda anak tetangga, akhirnya ABG itu melahirkan bayi lelaki. Hanya tes DNA yang dapat menentukan ayah dari bayi malang itu.

 

Setelah melahirkan tanpa suami, Yani (14), warga Desa Bumirejo Rt. 04/02, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah mendapatkan sorotan santer warga di sekitarnya. Mereka mulai kasak-kusuk dan menomentari nasib gadis lulusan Sekoah Dasar itu.

 

Tidak terlalu lama teka-teki siapa ayah bayi yang kini berusia sebulan itu mulai terkuak setelah aparat desa setempat mencoba menelusuri kisah pilu dan ‘biru’ Yani. Ternyata selama ini ada dua pria yang ikut ‘tanam saham’ di rahim Yani. Mereka adalah Slamet (35) dan Darso (38) yang notabene sebagai tetangga korban. Mengetahui itu, kontan saja, warga Desa Bumirejo heboh.

 

Ketika Exo bertandang ke rumah korban, tampak Yani sedang menggendong bayi lelaki yang diberi nama Novansah Indra Purwanto. Sekilas gadis belia ini agak tertutup bagi orang yang tidak dikenalnya, terlebih wartawan. Dia sempat memalingkan wajah dan tidak mau bicara. Yani hanya menatap bayi mungil tanpa dosa itu.

 

Djamat (40), ayah korban lebih banyak cerita tentang nasib yang menimpa putrinya. Raut wajah pria tua yang baru seminggu pulang kampung lantaran merantau di Jakarta tampak sedih sambil bercerita awal mula timbulnya kasus tersebut hingga lahirnya sang cucu.

 

“Sebenarnya saya malu dan terpukul sekali atas lahirnya cucu saya yang tanpa ayah ini. Saya tidak menduga sama sekali kalau aib ini harus menimpa keluarga saya. Soalnya, saya lama tinggal di Jakarta sebagai kuli bangunan. Tahu-tahu pulang ke Pati ada kejadian ini,” demikian Djamat meulai ceritanya.

 

Pada waktu itu, Yani berada di rumah sendirian. Sekitar pukul delpaan pagi Slamet yang bersebelahan rumah datang. “Istri saya sudah berangkat kerja di pabrik Kacang Garuda. Kakeknya pergi ke sawah. Di rumah hanya Yani,” kenag Djamat.

 

Kesempatan ini rupa-rupanya sudah ditunggu-tunggu Slamet. Dia tidak mensia-siakannya. Pria beristri dua itu datang dengan alasan mau klekaran ( tiduran-red). Yani yang lugu dan polos menerima kedatangan Slamet tanpa rasa curiga. Bahkan Slamet disuruh masuk di ruang tamu.

 

Setelah di dalam,  Slamet mulai memainkan jurus mautnya. Pria cabul itu mulai mendekati dan merayu korbannya. Dasar masih anak-anak, Yani yang dirayunya malah tertawa dan masuk ke dapur. Dengan langkah panuh nafsu, Slamet menyusul ke dapur. Lagi-lagi dia merayu Yani agar mau melakukan hubungan suami istri. Yani sempat menolak keras ajakan tidak masuk akal itu.

 

Merasa tidak ada tanggapan lantas Slamet menarik tangan Yani. Sejurus kemudian dia membimbing Yani masuk kamar dekat dapur. Karena tidak tahu, Yani menurut saja pada ajakan tetangganya itu.

 

Merasa aman, tanpa membuang waktu lagi Slamet mendekap korban. Mendapat perlakuan ganjil, gadis itu berusaha meronta, tetapi sia-sia. Tangan kekar Slamet kadung kuat menyekap tubuh korban yang bongsor. Dalam hitungan detik, tubuh Yani yang putih bersih sudah direbahkan di kasur.

 

Selain mengandalkan tenaganya, Slamet juga berusaha merangsang korbannya dengan kecupan dan elusan tangan. Hingga akhirnya korban tidak berdaya dan kegadisannya direnggut paksa. Pengalaman buruk itu sempat membuat Yani semaput beberapa menit lantaran tidak kuat menahan sakit di selangkangannya. Setelah puas melampiaskan birahinya, Slamet meninggalkan Yani dan ngeloyor pulang ke rumahnya yang hanya berjarak dua meter.

 

Merasa aman diaksi pertamanya, Slamet ketagihan dan mengulangi lagi permainan ‘kuda-kudaan’ dengan Yani hingga kurang lebih sepuluh kali. Modus operandi berikutnya tidak jauh beda dengan aksi pertamanya. Hanya tempat persetubuhannya saja yang berganti-ganti mulai dari ruangan tamu hingga dapur. “Anak saya sering diperkosa di dapur,” cerita Djamat sedih.

 

Menyinggung soal Darso, korban menuturkan kemungkinan besar dipengaruhi oleh Slamet sehingga ikut juga mencicipi tubuhnya. Katanya, Darso juga memperlakukan hal yang sama pada waktu dan jam yang tidak jauh berbeda dari apa yang pernah dilakukan Slamet. Masih menurut korban, Darso baru tiga kali memperkosanya.

 

TIDAK MERASA HAMIL--Akibat dijadikan budak nafsu dua pria tetangga, korban akhirnya hamil. Uniknya, gadis malang itu mengaku tidak menyadari dan tidak merasa kalau dirinya sudah berbadan dua. “Saya tidak berani cerita sama orang lain. Saya takut dan malu,” ungkap korban sambil menyusui anaknya.

Dari Selasa sore (18/11 ) lalu, Yani mengalami mual-mual. Rasanya ia ingin muntah dan ke belakang melulu. Tidak kuat menahan rasa sakit, Yani minta tolong kepada Slamet untuk mengantarnya berobat di salah satu mantri Kesehatan yang tidak jauh dari desanya.

Dengan berboncengan sepeda motor Yani dan Slamet meluncur menuju rumah mantri tersebut. Yani menceritakan tentang sakit yang dialaminya. Setelah melakukan pemeriksaan mantri itu bialng bahwa korban tidak sakit, tetapi akan segera melahirkan. Bagai disambar petir di siang hari, Yani lemas dibuatnya.

Mantri tersebut memberikan suntikan perangsang guna memudahkan proses kelahiran. Setelah selesai berobat buru-buru Yani pulang dengan berboncengan sepeda motor bersama Slamet. Dalam perjalanan pulang kegelisahan menyelimuti mereka. Begitu sampai rumah, Yani rebahan di tempat tidur, sedangkan Slamet ngeloyor pulang.

Takut belangnya ketahuan, malam harinya Slamet pergi entah kemana meninggalkan anak dan kedua istrinya. Hari Rabu (19/11) lahirlah bayi laki-laki dalam kondisi sehat. “Saya sekarang bingung harus bagaimana. Lik Slamet minggat, Kang Darso sakit terus bagaimana saya ini,” rengeknya.

Kelahiran bayi malang itu juga mengusik ketenangan Darso. Merasa ikut andil membuatnya dia tidak karuan. Hatinya berkecamuk. Perasaannya takut akan diminta pertanggungjawaban dari keluarga Yani.

Berita kelahiran bayi itu direspon oleh masyarakat sekitar. Perbincangan ngalor ngidul yang bernada mencibir menguak ke permukaan. Buntutnya, aparat Desa Bumirejo melaporkan kejadian ini pada Polsek Margorejo. Mendapat laporan dari aparat desa, petugas dari Mapolsek Margorejo mendatangi rumah korban dan rumah Darso, kemudian memboyong pria celamitan itu Mapolsek. Karena  takut dan stres, Darso sempat sempat sakit dan dirawat di RSUD Soewondo Pati.*

*** 

Djamat, orang tua korban

“SAYA AKAN MENUNTUT”

Oleh : Kunardi

Atas kejadian memalukan yang menimpa anaknya, Djamat akan membawa permasalahan ini pada jalur hukum yang ada. Kini pihaknya telah melaporkan kasus atas diri anaknya yang telah dinodai dua tetangganya itu. Secara prinsip Djamat meminta pertanggungjawaban kedua pelaku.

“Kalau sampai mereka tidak mau mengakui perbuatannya terpaksa saya harus melangkah pada jalur hukum,” ancamnya. Hanya saja, yang menjadi keprihatinan dirinya, mengapa pelaku secara mudah dan enteng meninggalkan begitu saja tanggungjawabnya.

“Mereka telah berbuat, malah kabur. Ini khan namanya pengecut. Sampai kapanpun akan saya tuntut walaupun saya orang miskin. Saya tidak menerimakan perbuatan mereka yang telah mencoreng nama baik keluarga dan menghancurkan masa depan anak ini,” ancamnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolsek Margorejo Iptu Mulyono membenarkan atas terjadinya tindak asusila terhadap diri Yani warga Desa Bumirejo. Kini pihaknya tengah melakukan penyidikan terhadap pelaku maupun korban dan keluarganya guna pengusutan lebih lanjut.

Sedangkan Slamet yang diduga kabur kini polisi akan mengembangkan investigasi guna menangkapnya dengan jalan koordinasi dengan pihak aparat desa dan keluarga korban.*

>>>Baca Juga : DUKUN 'SODOK' GADIS EPILEPSI...
>>>Baca Juga : MAU NIKAH BUNUH TETANGGA...

=> Rilexo
=> Cerbung
=> Nojii
=> Cinexo
=> Etalase
=> Gaul
=> Kelambu
=> Exolusi
=> Amor
=> Mbak Dona
=> Horoskop
=> Poster
=>
Bintang Exo
Free Web Site Counter

hubungi redaksi - webmaster - pasang iklan
Copyright 2004 exotica23.tk (pt angkasa media utama) All Rights Reserved

Hosted by www.Geocities.ws

1