Rena
Tabhita
HARGA
NGGAK MASALAH
Oleh :
Wawan
Saat
duduk di bangku SMU, Rena Tabhita sudah mulai senang bergaya di
depan kamera. Setiap ada kesempatan, dia selalu mengabadikan
gambarnya. Itulah akhirnya yang membawanya menjadi gemar mengoleksi
frame atau pigura foto. Tidak peduli, ke negara mana pun
berkunjung, dia akan berusaha mendapatkan frame produksi
negara tersebut.
Presenter Jalan Santai di
Metrotv ini mengaku sangat menyukai pigura. Itu sebabnya di kamar
dan di ruang keluarga rumahnya terpampang banyak pigura dengan
berbagai bentuk dan ukuran. Dan semua koleksi tersebut bukan hanya
didapatnya dari Indonesia, melainkan dari berbagai negara.
“Kebetulan Mamaku punya butik. Dan kalau belanja untuk keperluan
butiknya, dia sering pergi keluar negeri. Nah, itu kesempatanku
nitip beli pigura,” ujar Rena memulai cerita tentang kegemarannya.
Dan kini, meski mulai
sibuk dengan kegiatan barunya sebagai presenter dan bintang sinetron,
dia tidak pernah lupa dengan hobinya mengumpulkan pigura. Terhitung,
sejak tahun 1996 silam hingga sekarang sudah 200 frame yang dia
koleksi. “Namanya juga hobi. Sesibuk apa pun, saya selalu
menyempatkan diri mencari frame,” terang Rena saat ngobrol bareng
Exo di kediamannya belum lama ini.
Rena mengaku,
pigura-pigura koleksinya sudah menjadi bagian dari hidupnya. Itu
sebabnya kadang-kadang dia tidak peduli apakah sedang lelah atau
tidak. Begitu besarnya rasa ingin Rena akan frame-frame yang bagus
dan bervariasi, dia bisa nekat berbelanja dalam kondisi lelah ke
outlet-outlet khusus yang menjual benda tempat mejengnya foto
tersebut.
“Apa lagi waktu saya
jalan-jalan ke Sidney, pas saya lihat ada frame yang bagus, langsung
saya beli. Setelah itu keinginan untuk mengumpulkan frame makin
besar,” terang gadis kelahiran Jakarta, 22 Juni 1979 ini sambil
memamerkan koleksinya.
Terkadang Rena juga tidak
peduli berapa biaya yang harus dikeluarkan hanya untuk membeli
sebuah frame. “Bagi saya, biaya besar bukanlah masalah. Gimana ya,
kalau sudah suka, saya yakin semua orang pasti akan berbuat sama.
Apa lagi kalau sudah cinta, berapa pun harganya, pasti dibeli,”
terang bintang film Empat Sehat Lima Sempurna dan Cinta 24
Karat
Biasanya, sebelum membeli frame-frame itu, Rena akan mengumpulkan
terlebih dahulu foto-foto yang tercecer. Selanjutnya dia memilih
foto mana yang pantas dipajang, barulah dia bisa menentukan frame
seperti apa yang cocok. “Kalau suasana yang ada di dalam foto itu
pas dengan frame yang akan jadi tempatnya, maka akan saya pilih
frame yang lebih cocok. Biar manis aja. Cuma terus terang aja, saya
nggak terlalu suka dengan frame yang hiasannya terlalu ramai. Nggak
bagus aja kelihatannya. Biasa-biasa aja, deh,” paparnya.*
|