EDISI>>01-02-03-04-05-06-07-08-09-10-11-12-13-14-15-16-17-18-19-20-21-22-23-24-25-26-27-28-29- 30-31>>

::LIPUTAN::

::BACAAN PALING EKSOTIS::

::ARTIKEL::

GEMAR #12

=> Isu Exo
=> Close Up
=> Intim
=> Gaya
=> Curhat
=> Potret
=> Jelajah
=> Bollystar
=> Exobolly
=> Terawang
=> Modus
=> Blitz
=> Gemar
=> Rona
Aturan
Langganan
Pesan CD
Pesan Bundel
Crew Redaksi
Saran Anda
Tarif Iklan

Rena Tabhita

HARGA NGGAK MASALAH

Oleh : Wawan

Saat duduk di bangku SMU, Rena Tabhita sudah mulai senang bergaya di depan kamera. Setiap ada kesempatan, dia selalu mengabadikan gambarnya. Itulah akhirnya yang membawanya menjadi gemar mengoleksi frame atau pigura foto. Tidak peduli, ke negara mana pun berkunjung, dia akan berusaha mendapatkan frame produksi negara tersebut.

Presenter Jalan Santai di Metrotv ini mengaku sangat menyukai pigura. Itu sebabnya di kamar dan di ruang keluarga rumahnya terpampang banyak pigura dengan berbagai bentuk dan ukuran. Dan semua koleksi tersebut bukan hanya didapatnya dari Indonesia, melainkan dari berbagai negara. “Kebetulan Mamaku punya butik. Dan kalau belanja untuk keperluan butiknya, dia sering pergi keluar negeri. Nah, itu kesempatanku nitip beli pigura,” ujar Rena memulai cerita tentang kegemarannya.

Dan kini, meski mulai sibuk dengan kegiatan barunya sebagai presenter dan bintang sinetron, dia tidak pernah lupa dengan hobinya mengumpulkan pigura. Terhitung, sejak tahun 1996 silam hingga sekarang sudah 200 frame yang dia koleksi. “Namanya juga hobi. Sesibuk apa pun, saya selalu menyempatkan diri mencari frame,” terang Rena saat ngobrol bareng Exo di kediamannya belum lama ini.

Rena mengaku, pigura-pigura koleksinya sudah menjadi bagian dari hidupnya. Itu sebabnya kadang-kadang dia tidak peduli apakah sedang lelah atau tidak. Begitu besarnya rasa ingin Rena akan frame-frame yang bagus dan bervariasi, dia bisa nekat berbelanja dalam kondisi lelah ke outlet-outlet khusus yang menjual benda tempat mejengnya foto tersebut.

“Apa lagi waktu saya jalan-jalan ke Sidney, pas saya lihat ada frame yang bagus, langsung saya beli. Setelah itu keinginan untuk mengumpulkan frame makin besar,” terang gadis kelahiran Jakarta, 22 Juni 1979 ini sambil memamerkan koleksinya.

Terkadang Rena juga tidak peduli berapa biaya yang harus dikeluarkan hanya untuk membeli sebuah frame. “Bagi saya, biaya besar bukanlah masalah. Gimana ya, kalau sudah suka, saya yakin semua orang pasti akan berbuat sama. Apa lagi kalau sudah cinta, berapa pun harganya, pasti dibeli,” terang bintang film Empat Sehat Lima Sempurna dan Cinta 24 Karat

Biasanya, sebelum membeli frame-frame itu, Rena akan mengumpulkan terlebih dahulu foto-foto yang tercecer. Selanjutnya dia memilih foto mana yang pantas dipajang, barulah dia bisa menentukan frame seperti apa yang cocok. “Kalau suasana yang ada di dalam foto itu pas dengan frame yang akan jadi tempatnya, maka akan saya pilih frame yang lebih cocok. Biar manis aja. Cuma terus terang aja, saya nggak terlalu suka dengan frame yang hiasannya terlalu ramai. Nggak bagus aja kelihatannya. Biasa-biasa aja, deh,” paparnya.*

=> Rilexo
=> Cerbung
=> Nojii
=> Cinexo
=> Etalase
=> Gaul
=> Kelambu
=> Exolusi
=> Amor
=> Mbak Dona
=> Horoskop
=> Poster
=>
Bintang Exo
Free Web Site Counter

hubungi redaksi - webmaster - pasang iklan
Copyright 2004 exotica23.tk (pt angkasa media utama) All Rights Reserved

Hosted by www.Geocities.ws

1