Page 38 - al kasyfu wa tabyin
P. 38

37   al kasyfu wa tabyin





               Orang-orang  ini  adalah  para  sufi  di  zaman  ini,  kecuali  orang  yang  dijaga  oleh  Allah.
               Mereka tertipu sebab pakaian, ucapan dan merasa kagum. Mereka terlihat seperti orang-

               orang yang paling benar di kalangan sufi baik dari cara berpakaian, berperilaku, berkata,
               bertata krama, berupacara dan membuat istilah.



               Yang jelas dimiliki mereka adalah suka mendengarkan, menari, bersuci, shalat, duduk di
               atas sajadah sambil menundukkan kepala, dan memasukkannya ke dalam kerah baju

               seperti orang yang merenung sambil menghela nafas yang panjang dan mengecilkan
               suara dalam berbicara dan bercakap dengan orang lain.



               Saat mereka menyadarinya, yang dikira adalah bahwa hal itu dapat membuat mereka
               selamat, padahal sama sekali mereka tidak bersusah payah dengan beribadah, riyadah,

               dan mendekatkan diri agar dirinya menjadi bersih luar dan dalam dari segala dosa yang
               samar dan tersembunyi. itu semua adalah bagian dari ajaran-ajaran tasawuf.


               Kemudian mereka juga menyukai perkara yang haram, syubhat, dan harta penguasa.

               Mereka  berebut  mendapatkan  anggur dan  uang,  mereka  saling  iri  meski  sebesar  biji

               kurma dan setipis selaput biji kurma. Sebagian dari mereka menghina kehormatan orang
               lain saat orang tersebut tidak sependapat dengan mereka.


               Mereka itulah orang-orang yang tertipu. Ibarat orang tua renta yang mendengar bahwa

               ada seorang pemberani, pahlawan dan para pejuang yang namanya tertulis dalam daftar

               buku orangorang yang hebat. la pun berpakaian seperti pakaian orang hebat tersebut.


               Saat  sampai  di  hadapan  seorang  raja  dan  ditunjukkan  timbangan  amalnya,  maka
               ditemukan fakta bahwa ia adalah seorang perempuan tua renta yang sangat buruk.



               Dan sebuah pertanyaan dilontarkan kepadanya, “Apakah kamu tidak punya rasa malu
               karena  keteledoranmu  di  hadapan  sang  raja?,  lemparkan  dia  di  sekeliling  gajah”.
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43