Page 52 - Ekoteologi-Banjar
P. 52

JUDUL PENYULUHAN/CERAMAH            : Menjaga Lingkungan bagian dari Ibadah
               NAMA                                : Muhammad Yusuf Sayudi


                       Marilah  kita  senantiasa  meningkatkan  ketakwaan  kepada  Allah  SwT  dengan  menjalankan

               segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan tidak hanya terbatas pada ibadah
               mahdhah seperti shalat, puasa, dan zakat, tetapi juga mencakup bagaimana kita memperlakukan alam

               sekitar sebagai bagian dari tanggung jawab kita sebagai khalifah di muka bumi.
               Allah SwT berfirman dalam Al-Qur'an:
                                                                                             َ ۡ
                                                                                                        َ ُ
                                                         َ َ
                                                                                    َ
                                                                        ٗ َ
                                                                                                     ۡ
                                                                                                   ُ
                                                 َ
                                                                                     ۡ
                                                                   ً َ َ َ
                                                                           ُ ُ ۡ
                                                                                 َ َ
                                                                                       َ ۡ َ
                                                           َ َ ۡ
                                                                                                        َ
                                                      ِّ
                                                                         ۡ
                                             ۡ ُ
                                                                                             ۡ
                                                                      َ
                                         َ
                                                                                   َٰ
                                         ا   ي ِ ن ِ سحملٱ ۡ    ا نم   ا بيرق   اِ للّٱ   ا تمحر  ِ   ا نإ    ا اعمطو   افوخ   ا هوعدٱو   اه ِ ح لصإ ِ   ا دعب   ا ضرلۡٱ  ِ ِ      ا ف    ا اود ِ سفت   ا لو


               "Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-
               Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-
               orang yang berbuat baik." (QS. Al-A'raf: 56).
                       Ayat ini mengingatkan kita bahwa bumi adalah amanah dari Allah SwT. Kita diperintahkan
               untuk  menjaga  dan  merawatnya,  bukan  merusaknya.  Kerusakan  lingkungan  yang  terjadi  saat  ini,
               seperti  pencemaran  udara,  penebangan  hutan  secara  liar,  dan  sampah  plastik  yang  menumpuk,
               adalah akibat dari ulah manusia yang lalai terhadap amanah ini.
                       Rasulullah saw juga mengajarkan kita untuk peduli terhadap lingkungan. Dalam sebuah hadits,
               beliau bersabda:
                                                 َ َ     َ  َ َ   َ    ّ َ  َ ُ َ    َ  َ  َ َ َ    َ  ٌ َ  َ     ُ  َ  َ  َ    َ  ُ  َ    َ    َ
                                               ا لعفيلف   ،اهسرغي   ا تح   ا موقي    ا نأ   ا ل    ا عاطتسا   ا نإف   ،ةليسف   ِ  ا مك ِ دحأ    اِ دي    ا فو   ا ةعاسلا   ا ِ تماق  ا نإ     ِ
                                                                            ِ ِ

                                                                                            ِ ِ
               "Jika hari kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang di antara kamu ada bibit kurma, maka
               jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah." (HR. Ahmad).
               Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya menanam dan merawat lingkungan, bahkan dalam situasi
               yang paling genting sekalipun.
                       Isu  lingkungan  adalah  isu  global  yang  membutuhkan  perhatian  serius  dari  semua  pihak.
               Perubahan iklim, pemanasan global, dan bencana alam yang semakin sering terjadi adalah tanda-
               tanda bahwa bumi kita sedang tidak baik-baik saja. Sebagai umat Islam, kita memiliki tanggung jawab
               moral dan spiritual untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.
                       Dalam kehiduapn sehari-hari ada beberapa langkah kecil yang bisa kita lakukan setidaknya

               mengurangi terjadinya kerusakan alam, antara lain:

               Pertama, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Plastik adalah salah satu penyumbang terbesar
               pencemaran  lingkungan.  Mulailah  dengan  membawa  tas  belanja  sendiri  dan  menggunakan  botol

               minum yang bisa dipakai ulang.
               Kedua, menghemat  air  dan  listrik.  Air  dan  energi  adalah  sumber  daya  yang  terbatas. Gunakanlah

               dengan bijak dan tidak berlebihan.
               Ketiga, menanam pohon. Pohon tidak hanya memberikan oksigen, tetapi juga membantu mengurangi

               polusi udara dan mencegah banjir.
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57